Gubernur Khofifah Kagum Talenta Murid SMKN 1 Buduran, Praktik Kerja Setara Industri
- VIVA Jatim/Rachmad Fahrizal Tito
Sidoarjo, VIVA Jatim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dibuat takjub saat meninjau kegiatan pembelajaran dan unit praktik di SMKN 1 Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Ia menilai para murid tidak sekadar belajar, melainkan sudah bekerja layaknya tenaga profesional di dunia industri.
Setibanya di sekolah, Khofifah disambut antusias oleh murid dan guru. Ia juga membagikan tumbler sebagai dukungan terhadap budaya ramah lingkungan di lingkungan sekolah.
Dalam kunjungannya, Khofifah melihat langsung berbagai unit teaching factory, mulai dari Galeri Ageman (tata busana), dapur produksi dan tata boga, Resto Pawon Satu, Tefa Cafe, Edotel, hingga Edo Salon. Seluruh aktivitas dinilainya berjalan terstruktur, disiplin, dan berorientasi pada kualitas layanan publik.
Khofifah bahkan terkejut saat mengetahui karya busana murid SMKN 1 Buduran telah tampil di ajang fashion internasional di Hongkong.
“Terus terang saya takjub. Anak-anak ini bukan sekadar belajar, tapi sudah bekerja seperti di industri yang sebenarnya,” ujar Khofifah seperti yang dikutip Selasa, 10 Februari 2026.
Pada unit tata boga, ia mengapresiasi produk murid yang telah dipasarkan secara digital, menerima pesanan dalam jumlah besar, hingga masuk e-katalog. Tefa Cafe dan restoran sekolah juga ramai dikunjungi masyarakat karena menyajikan menu yang langsung diracik oleh para murid.
Sementara itu, Edotel atau hotel praktik sekolah dinilai dikelola mendekati standar hotel berbintang. Menurut Khofifah, hal ini memberi pengalaman nyata bagi murid untuk bekerja di lingkungan profesional.
Ia menjelaskan pola pembelajaran di SMKN 1 Buduran dirancang selaras dengan kebutuhan dunia kerja, yakni satu minggu teori di kelas dan dua minggu praktik di lapangan. Pola ini membuat lulusan semakin dipercaya industri, bahkan sebagian sudah dipesan sejak kelas XI.
Khofifah juga menyoroti keberanian murid berwirausaha melalui pemasaran digital serta inovasi aplikasi perjalanan bernama Hollyday. Selain itu, sekolah dinilai unggul dalam pengelolaan lingkungan dengan menerapkan prinsip zero waste serta pengolahan limbah secara profesional.
"Kami harapkan SMKN 1 Buduran bisa menjadi rujukan nasional dalam pengembangan SMK berbasis kesiapan kerja, kewirausahaan, dan inovasi, sekaligus menunjukkan daya saing pendidikan vokasi di Jawa Timur," tegasnya.