Adi Sutarwijono Tutup Usia di Puncak Pengabdian, Deni PDIP: Beliau Pejuang Rakyat

Almarhum Adi Sutarwijono (kanan) dan Whisnu Sakti Buana.
Sumber :
  • Rachmad Fahrizal Tito/VIVA Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Kabar duka menyelimuti dunia politik Surabaya. Ketua DPRD Kota Surabaya yang juga mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya periode 2019–2024, Dominikus Adi Sutarwijono , meninggal dunia pada Selasa malam, 10 Februari 2026.

img_title Ratusan Kader Perempuan PDI Perjuangan Gresik Peringati Haul Bung Karno ke-56

Kepergian Adi yang akrab disapa Cak Awi itu disebut menjadi kehilangan besar, bukan hanya bagi internal PDI Perjuangan, tetapi juga bagi masyarakat Surabaya yang selama ini mengenalnya sebagai sosok legislator pekerja keras.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Adi Sutarwijono.

img_title Tanam Pohon Sukun, Pelantikan PAC PDIP Tuban Bawa Pesan Peduli Lingkungan

“Atas nama keluarga besar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya sahabat dan rekan juang almarhum Adi Sutarwijono,” ujar Deni Wicaksono sepeeti yang dikutip di laman DPD PDI Perjuangan.

Deni mengenang Adi sebagai pemimpin yang tidak hanya kuat dalam organisasi, tetapi juga memiliki karakter rendah hati dan dekat dengan masyarakat.

img_title PDIP Jawa Timur Salurkan Ratusan Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha

“Almarhum adalah sosok pekerja keras, teguh dalam prinsip, dan selalu konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Pengabdian dan keteladanan beliau akan selalu menjadi kenangan baik bagi kita semua, khususnya masyarakat Surabaya,” katanya.

Menurut Deni, selama menjabat sebagai Ketua DPRD Surabaya sekaligus Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi telah memberi kontribusi nyata bagi partai dan pembangunan daerah. Ia juga dikenal sebagai figur yang konsisten memperjuangkan aspirasi warga.

Tak hanya menyampaikan belasungkawa, Deni juga memanjatkan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

“Kami berdoa semoga almarhum mendapat tempat termulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka yang tidak mudah ini,” ucapnya.

Deni menegaskan, wafatnya Adi menjadi kehilangan besar bagi PDI Perjuangan Jawa Timur, sekaligus bagi Surabaya yang selama ini merasakan langsung kerja politiknya di parlemen.

Adi Sutarwijono lahir di Blitar, 4 Agustus 1968. Ia merupakan salah satu tokoh penting PDIP di Kota Pahlawan dan telah menapaki karier panjang sebagai legislator.

Halaman Selanjutnya
img_title