Mahasiswa Untag Surabaya Teliti Dampak Korupsi dan Utang Luar Negeri terhadap Kemiskinan
- VIVA Jatim/Rachmad Fahrizal Tito
Melalui penelitian tersebut, Mahardika berharap temuannya dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pembuat kebijakan, khususnya dalam upaya pemberantasan korupsi dan pengelolaan utang luar negeri.
Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas agar program pembangunan benar-benar berdampak pada pengentasan kemiskinan.
Penelitian ini, menurutnya, mempertegas bahwa pengendalian korupsi bukan hanya persoalan etika tata kelola, melainkan faktor kunci untuk memastikan anggaran negara digunakan secara optimal. Di sisi lain, utang luar negeri tetap menjadi instrumen strategis dalam memperkuat pembangunan jika dikelola dengan baik.
Dalam penyusunan skripsinya, Mahardika dibimbing oleh Dr. Arga Christian Sitohang, S.E., M.M. Ia mengakui bahwa keterbatasan data dalam negeri menjadi salah satu tantangan selama proses penelitian, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam mengolah dan memverifikasi sumber informasi.
Mahardika yang merupakan mahasiswa angkatan 2022 itu berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3,5 tahun dan dijadwalkan mengikuti wisuda pada 15 Februari 2026.