Gudang di Pabean Cantian Surabaya Terbakar, 9 Mobil Damkar Dikerahkan
- DPKP Surabaya
Surabaya, VIVA Jatim – Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan barang di kawasan Pabean Cantian, Surabaya, Senin, 16 Februari 2026, dini hari. Untuk memadamkan api, sedikitnya sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M Rokhim melalui laporan tertulis menyebutkan, peristiwa itu terjadi di Jalan Semut Kalimir Gang IV, Kelurahan Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya.
Pihaknya menerima laporan kebakaran dari salah seorang warga pada pukul 01.27 WIB. Satu menit berselang atau tepatnya pukul 01.28 WIB, unit tempur langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dan segera melakukan pemadaman hingga beberapa menit kemudian, api pokok berhasil dipadamkan.
"Pembasahan selesai dan lokasi dinyatakan kondusif pada pukul 02.53 WIB," tulis Rokhim dalam keterangannya.
Total sebanyak sembilan unit tempur dan lima unit tim rescue diterjunkan dalam penanganan kebakaran ini. Rinciannya, dua unit tempur Rayon 1 Pasar Turi, satu unit Pos Pegirian, dua unit Rayon 2 Tambak Rejo, serta masing-masing satu unit dari Pos Grudo, Poskotis Joyoboyo, Pos Menur, dan Rayon 5 Margomulyo.
Gudang yang terbakar diketahui memiliki luas keseluruhan sekitar 70 x 30 meter. Sementara area yang terdampak api diperkirakan seluas 6 x 15 meter.
Berdasarkan laporan di lapangan, bangunan yang terbakar merupakan rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan sparepart motor dan sejumlah barang lainnya. Terdiri dari tiga kamar tidur dan satu kamar mandi, juga ikut hangus terbakar, sementara bagian atap bangunan roboh.
Dia menambahkan, saat petugas tiba, pintu bangunan dalam kondisi terkunci sehingga harus dilakukan pembukaan paksa untuk mempercepat proses pemadaman. Api diketahui sudah membesar ketika pertama kali disadari warga sekitar.
Penjaga gudang, CB (59), yang tinggal di Jalan Semut Kali 22, mengaku sedang tertidur lelap saat kejadian. Yang bersangkutan lalu terbangun setelah mendengar teriakan warga lantaran melihat kobaran api dari dalam bangunan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kejadian, pemilik bangunan diketahui sedang berlibur sehingga tidak berada di lokasi.
"Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Penanganan kejadian ini melibatkan DPKP Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, kepolisian, Satpol PP, serta Posko Terpadu Kasuari," tutupnya.