Pembobol Minimarket di Mojokerto Dibekuk, Gasak Uang-Ponsel
- M. Lutfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim-Imam Ghozali, pembobol minimarket Alfamart di Mojoketo dibekuk. Ia ditangkap setelah berhasil membawa kabur uang tunai dan ponsel serta sejumlah barang dari minimarket tersebut.
Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda Jirnarwan mengatakan, pelaku beraksi di Alfamart Jalan Raya Bypass Kelurahan Kedundung, Magersari, Mojokerto, pada Jumat, 23 Januari 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.
Aksi pelaku diketahui ketika karyawan Alfamart membuka toko sekitar pukul 05.50 WIB. Saat itu, karyawan mendapati plafon toko dalam kondisi jebol.
“Karyawan melakukan pengecekan di meja kasir dan mendapati uang modal, ponsel serta beberapa barang toko hilang. Total kerugian Rp2.865.000,” kata Jirnarwan kepada wartawan, Senin, 16 Februari 2026.
Atas kejadian ini, karyawan Alfamart melaporkan ke Polres Mojokerto Kota. Polisi pun langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan alat bukti dan menganalisa rekaman kamera CCTV.
Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil mengantongi identitas pelaku. Yakni Imam Ghozali warga Kelurahan Sengon, Kecamatan/Kabupaten Jombang.
“Pelaku ditangkap di rumah pacarnya di Perumahan Tunggorono, Jombang pada Rabu, 11 Pebruari 2026 sekitar 21.00 WIB,” pungkasnya.
Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di dalam penjara. Ipda Jinarwan mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang. Ipda Jinarwan meminta masyarakat segera melaporkan peristiwa kejahatan atau hal yang mencurigakan kepada polisi agar segera ditindaklanjuti.
Jelang bulan suci ramadan, kriminalitas biasanya seringkali mengalami peningkatan. Maka dari kewaspadaan harus diperhatikan oleh masyarakat.
Polri juga meningkatkan pengamanan jelang memasuki bulan suci ramadan dengan berpatroli ke sejumlah daerah rawan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tingkat kriminalitas bisa ditekan dan tidak mengganggu kenyamanan umat Muslim beribadah puasa.
Polri pun telah meluncurkan layanan call center 110 untuk mempermudah masyarakat melaporkan kriminalitas atau lainnya. Dari layanan tersebut, Polri akan memberikan layanan cepat kepada masyarakat.
Harapannya, dengan layanan cepat tersebut, kepuasaan terhadap Polri terus meningkat. Sehingga dapat memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat dalam kehidupan sehari-hari mereka. Polisi juga berharap ada kerjasama dengan berbagai pihak dalam menindak tindak kejahatan.