MBG Dinilai sebagai Langkah Pemerintah Siapkan SDM Generasi Emas 2045

Anggota Komisi XI DPR RI Lucy Kurniasar.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari mengatakan Makan Bergizi Gratis (MBG) salah satu langkah pemerintah memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045. Pemenuhan gizi sejak dini pun sangat penting.

img_title Maling Kuras Isi Dapur SPPG di Mojokerto Ternyata Spesialis Bobol Sekolah dan Perkantoran

MBG, menurut Lucky adalah program yang baik dan perlu didukung. Melalui program ini, Presiden Prabowo Subianto ingin menyejahterakan masyarakat dalam memperkuat asupan gizi dan meningkatkan perekonomian.

Lucy pun mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam mendukung jalannya MBG. Termasuk kepada masyarakat yang ikut menyukseskan program ini.

img_title Maling Kuras Isi Dapur SPPG di Mojokerto, Distribusi MBG Terhenti

Hal itu disampaikan Lucy saat sosialisasikan program MBG bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Halaman Balai RW 2, Manukan Mulyo, Tandes, Surabaya, akhir pekan kemarin.

“Melalui sosialisasi ini saya ingin menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan dan semua pihak yang sudah berperan besar dalam menjalankan program MBG terkhususnya Badan Gizi Nasional dan masyarakat yang menjadi pilar penting," ujar Lucy dalam keterangan tertulisnya, Senin, 16 Februari 2026.

img_title Demokrat Jatim Kian Solid, DPC Surabaya Dukung Emil Dardak Pertahankan Komposisi KSB

Lucy menuturkan program MBG berlandaskan atas delapan misi utama atau yang biasa dikenal sebagai ASTA CITA. Misi utama program MBG lahir dari ide Presiden Prabowo yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi generasi muda Indonesia.

Lucy menegaskan pemerintah membuat program MBG dengan bertujuan untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai persiapan menuju generasi emas bangsa Indonesia menuju generasi emas ditahun 2045.

Lucy menyebut delapan misi utama dalam Asta Cita antara lain memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM). Kemudian memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Lalu melanjutkan pengembangan infrastruktur dan meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan agromaritim industry di sentra produksi melalui peran aktif koperasi.

Selanjutnya memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda (generasi milenial dan generasi Z), dan penyandang disabilitas.

Melanjutkan hilirisasi dan mengembangkan industri berbasis sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Kemudian membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan.

Halaman Selanjutnya
img_title