Beroperasi saat Ramadan, 8 Wanita Prostitusi Online Diamankan di Sidoarjo
- Ahaddiini HM/VIVA Jatim
Sidoarjo, VIVA Jatim – Aparat kepolisian dari Kepolisian Resor Kota Sidoarjo membongkar praktik prostitusi online di wilayah Kota Sidoarjo, meski sedang bulan suci Ramadan.
Razia yang dilakukan Sabtu dini hari 21 Februari 2026 itu, berhasil mengamankan 8 wanita yang diduga pekerja seks dari sejumlah hotel berbeda.
Tim dari Satuan Reserse Kriminal Perlindungan Perepuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polresta Sidoarjo mendapati para wanita tersebut berada di kamar hotel saat menawarkan jasa melalui aplikasi media online.
Dari 8 orang yang diamankan, 2 di antaranya diketahui masih di bawah umur. Selain itu, 2 pria yang berada di dalam kamar bersama wanita tersebut turut diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kepala Satuan PPA-PPO Polresta Sidoarjo Ajun Komisaris Polisi Rohmawati Lailah, mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi selama bulan Ramadan.
"Dalam rangka bulan Ramadan, kami melaksanakan razia untuk menindak praktik prostitusi online yang masih terjadi di wilayah Sidoarjo," ucapnya kepada VIVA Jatim.
Tidak hanya mengamankan 8 wanita tersebut, polisi juga memanggil pengelola hotel untuk hadir ke Polresta Sidoarjo guna dimintai keterangan terkait dugaan adanya praktik prostitusi online di tempat usaha yang dikelola.
"8 wanita yang terjaring razia masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolresta Sidoarjo. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat dalam praktik prostitusi online tersebut," terangnya.
Dari hasil penggeledahan di dalam kamar hotel, petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi yang diduga berkaitan dengan praktik prostitusi tersebut.
"Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan prostitusi online yang diduga melibatkan pihak-pihak lain," kata dia.
"Dengan adanya razia ini, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada dan melaporkan jika mengetahui adanya praktik prostitusi online di sekitar mereka," pungkas Lailah.