Hadiri Pasar Murah di Jemur Wonosari Surabaya, Gubernur Khofifah Ingin Memastikan Harga Terkendali

Gubernur Khofifah di Pasar Murah Jemur Wonosari.
Sumber :
  • Humas Pemprov Jatim.

Surabaya, VIVA Jatim-Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ingin memastikan harga kebutuhan pokok terkendali selama Ramadan. Selain itu, Khofifah juga ingin daya beli masyarakat tetap terjaga.

img_title Saat Polisi Surabaya Jual Sayur dan Buah, Langkah Nyata Jaga Pangan Murah

Khofifah menghadiri Pasar Murah ke-25 di halaman Masjid At-Taqwa, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Senin, 23 Februari 2026. Ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan pasar tradisional.

Berbagai bahan pokok dijual di bawah harga pasar, di antaranya pasar beras premium dijual Rp14.000 per kg, beras medium Rp11.000 per kg, MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kg.

img_title Khofifah Sebut Proses Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat di Jatim Berjalan Lancar

Kemudian dilanjutkan komoditi gula pasir Rp14.000 per kg, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam Rp30.000 per kemasan.

Khofifah menyampaikan Pasar Murah di bulan Ramadhan tahun ini akan terus digencarkan sebagai upaya intervensi Pemerintah dalam menjaga harga kebutuhan bahan pokok terlebih dibulan Ramadan hingga nanti menjelang Idul Fitri.

img_title Event di Jawa Timur Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan secara Nasional

“Setiap bulan puasa dan nanti menjelang Lebaran, permintaan logistik kebutuhan bahan pokok meningkat dan itu berpotensi memicu kenaikan harga,” kata Khofifah.

Khofifah mengatakan pasar murah digelar agar masyarakat tidak khawatir dan tidak terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok. Ia berharap mereka bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lebih tenang dan lancar.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu menambahkan, pasar murah dinilai efektif membantu penguatan pemenuhan logistik bagi keluarga disaat Ramadan. Untuk itu, ia memastikan kegiatan pasar murah ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan selama bulan ramadan bahkan sepanjang tahun 2026.

“Kami sudah agendakan supaya program strategis seperti Pasar Murah ini bisa terus eksis sebagai ikhtiar menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok. Kita berseiring dengan apa yang dilakukan Kab/ Kota jadi sifatnya melengkapi,” imbuhnya.

“Hari ini lokasi Pasar Murah ditempatkan sangat dekat dengan masjid dan mendekatkan penjangkauan di perkampungan warga. Saya selalu berpesan supaya lokasinya jauh dari pasar tradisional. Tentu harapannya ini bisa menyasar langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” terangnya.

Halaman Selanjutnya
img_title