Pasar Rakyat Ramadan EcoFest UMSurabaya Diserbu Warga, 54 UMKM Ramaikan Milad ke-42
- Rachmad Fahrizal Tito.
Surabaya, VIVA Jatim-Ratusan warga memadati kegiatan Pasar Rakyat Ramadan EcoFest yang digelar Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) dalam rangkaian Milad ke-42. Kegiatan ini menjadi ruang temu ekonomi kerakyatan sekaligus ajang kebersamaan antara sivitas akademika dengan masyarakat sekitar di momentum Ramadan.
Pasar rakyat tersebut menghadirkan 54 tenant UMKM dari berbagai sektor. Mulai dari kuliner takjil, produk lokal ramah lingkungan, hingga kerajinan daur ulang yang dikemas dalam konsep “belanja berkah dan cinta bumi.”
Pengunjung memadati sejumlah zona yang disiapkan panitia, seperti Zona Takjil dan Menu Berkah, Zona UMKM Hijau, hingga Zona Hijau yang menjual bibit tanaman, tanaman herbal Ramadan, dan pupuk.
Selain itu, terdapat Zona Inspirasi Ramadan yang menghadirkan mini konser religi oleh Sunbeam Band, photobooth bertema Ramadan, serta photobox keluarga.
Tak hanya berbelanja, pengunjung juga dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Zona Berbagi yang dikelola Lazismu. Beberapa bank mitra kampus juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Rektor UMSurabaya Prof. Mundakir mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya kampus untuk menghadirkan Ramadan yang lebih inklusif dengan melibatkan masyarakat sekitar.
“Biasanya kajian Ramadan hanya diikuti dosen dan tenaga kependidikan. Tahun ini kami melibatkan keluarga besar sivitas akademika dan masyarakat sekitar sehingga suasananya lebih meriah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak kampus juga membagikan voucher belanja kepada warga sekitar agar mereka dapat ikut meramaikan pasar rakyat tersebut sekaligus membantu perputaran ekonomi pelaku UMKM.
Selain pasar rakyat, rangkaian kegiatan Milad juga diisi Baitul Arqam bagi dosen dan tenaga kependidikan serta pemberian penghargaan bagi sivitas akademika berprestasi berupa hadiah tour luar negeri hingga ibadah umroh.
“Ini adalah agenda tahunan UMSurabaya untuk memberikan apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan berprestasi. Tahun ini ada 10 orang yang mendapat kesempatan berangkat umroh,” kata Mundakir.
Meski hanya digelar satu hari, antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi. UMSurabaya bahkan membuka kemungkinan Pasar Rakyat Ramadan EcoFest menjadi agenda rutin setiap Ramadan.
“Ini baru pertama kali digelar. Melihat antusiasme masyarakat yang cukup besar, tidak menutup kemungkinan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin ke depan,” pungkasnya.