Jelang Mudik Lebaran, Perbaikan 18 Ruas Jalan Rusak di Mojokerto Dikebut
- M. Lutfi Hermansyah.
Mojokerto, VIVA Jatim-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mempercepat perbaikan jalan rusak menjelang arus mudik Lebaran 2026. Perbaikan dengan menambal jalan berlubang dan retak dilaksanakan di 18 ruas strategis.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Yuni Laili Faizah menyampaikan, pemerintah pusat dan Pemprov Jatim memberikan perhatian terhadap jalan rusak di Kabupaten Mojokerto menjelang Lebaran Idul Fitri 2026. Karena tak sedikit jalan nasional dan provinsi di Bumi Majapahit ini.
Oleh sebab itu, Pemprov Jatim memberikan bantuan berupa 400 drum aspal untuk perbaikan jalan rusak.
"Bantuan dari Ibu Gubernur berupa 400 drum akan kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk pemeliharaan jalan kabupaten," kata Yuni, Jumat,13 Maret 2026.
DPUPR Kabupaten Mojokerto telah memulai perbaikan jalan rusak sejak minggu pertama Maret 2026. Perbaikan diprioritaskan pada koridor utama jalur mudik dan wisata.
"kami memprioritaskan jalan-jalan di wilayah menuju wisata dan untuk menunjang arus mudik. Sudah kami petakan, prioritas utama wilayah Gondang, Pacet, Trawas, Jetis dan Trowulan," ungkap Yuni.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Henri Surya menambahkan, pemeliharaan menyasar 18 ruas jalan kabupaten Mojokerto. Dari jumlah itu, perbaikan 16 ruas jalan dikerjakan sebelum Hari Raya Idul Fitri.
Perbaikan jalan kabupaten yang tuntas yaitu ruas Lebaksono - Slepi, Sentonorejo - Temon, Kedungklinter - Kedungsumur dan Kepuhanyar - Bangsal.
Sementara perbaikan jalan yang sedang dikerjakan meliputi ruas Purwojati - Trawas, Pacing - Pacet, Pekukuhan - Ngoro, Jatilangkung - Bajartanggul, Sekargadung - Kesemen, Lebaksono - Slepi, Banjaragung - Balongmojo dan Brangkal - Badung.
Kemudian ruas jalan Jabon - Sumolawang, Tegalan - Sidolegi, Sarana Olahraga - Mlirip, serta Jetis - Jatikurung. Setelah lebaran, pemeliharaan dilanjutkan terhadap ruas jalan Trawas - Belik dan Pekukuhan - Randubango.
"Menjelang Lebaran, kami laksanakan pemeliharaan jalan dengan hotmix dulu, untuk aspal drum akan kami gunakan untuk berikutnya," pungkas Henri.