Pria Hilang Saat Hendak Mancing di Bendungan Tugu Trenggalek

Pencarian korban hilang.
Sumber :
  • BPBD Trenggalek.

Trenggalek, VIVA Jatim-Seorang pria dilaporkan hilang di Bendungan Tugu Trenggalek. Ia adalah Katno, warga Dusun Ngremah RT 28 RW 03, Desa Tanggaran, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek hingga saat ini belum diketemukan.

img_title Kecelakaan di Wonokromo Surabaya, Pengendara Scoopy Asal Pasuruan Meninggal

Hal itu dibenarkan oleh Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Bayu Prasetyo. Petugas mendapatkan laporan korban tidak kunjung pulang hingga malam hari. Sehingga hari ini Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian korban hilang saat memancing di kawasan Bendungan Tugu sejak kemarin, Sabtu, 14 Maret 2026.

Bayu menambahkan dugaan sementara, Katno hilang terseret arus sungai usai kondisi cuaca hujan mengguyur wilayah tersebut. Di mana Korban berangkat memancing sekitar pukul 07.00 WIB di area Bendungan Waduk Tugu.

img_title Kecelakaan Beruntun 4 Kendaraan di Mojokerto, 1 Pemotor Tewas

"Sampai pukul 18.00 WIB korban belum kembali ke rumah sehingga pihak keluarga bersama warga melakukan pencarian awal," ujar Bayu saat dikonfirmasi, Minggu, 15 Maret 2026.

Sesuai informasi saksi di lokasi, Katno terakhir kali terlihat memancing di tengah aliran sungai yang mengarah ke bendungan. Saat kejadian, debit air dilaporkan meningkat gegara siang harinya wilayah Kecamatan Tugu dan sekitarnya diguyur hujan.

img_title Pemotor Supra Meninggal Usai Diduga Terlindas Truk Kontainer di Jalan Greges Surabaya

Tim pencari kemudian menemukan sepeda motor milik korban di sekitar lokasi kejadian yang diduga menjadi titik awal lokasi kejadian kecelakaan (LKK).

"Dari keterangan saksi dan temuan di lapangan, korban diduga terseret arus sungai. Hari pertama pencarian difokuskan di area Bendungan Tugu," imbuhnya.

Tim SAR Gabungan Diterjunkan Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos SAR Trenggalek langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait dan memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian.

"Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, antara lain Pos SAR Trenggalek:6 personel. Kemudian ada 3 personel BPBD Kabupaten Trenggalek, TNI - Polri serta warga sekitar," lanjutnya.

Tim melakukan penyisiran di sekitar bendungan serta aliran sungai dengan metode pencarian darat dan air.

"Kami juga berkoordinasi dengan seluruh unsur di lapangan agar proses pencarian berjalan optimal," ulasnya.

Bayu juga menambahkan bahwa pencarian dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat kondisi arus air yang cukup kuat pascahujan. Selanjutnya, proses dilanjutkan pada esok hari Senin, 16 Maret 2026.