Lebaran Hari Kedua, Gubernur Khofifah Terima Ribuan Warga Jatim di Kediaman Pribadinya

Khofifah Menerima Ribuan Warga Jatim di Kediamannya.
Sumber :
  • Humas Pemprov Jatim.

Surabaya, VIVA Jatim-Ribuan warga antusias menikmati hidangan UMKM dalam tradisi riyayan lebaran hari kedua di kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Jemursari, Surabaya, Minggu, 22 Maret 2026.

img_title Khofifah Sebut Proses Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat di Jatim Berjalan Lancar

Momentum ini menjadi ruang pertemuan langsung antara masyarakat dengan pemimpinnya dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan tanpa sekat. Sekaligus guna memperkuat harmoni dan kebersamaan di tengah masyarakat Jawa Timur.

Sejak pagi, ribuan warga dari berbagai daerah memadati area sekitar kediaman Gubernur Khofifah.

img_title Event di Jawa Timur Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan secara Nasional

Tidak hanya warga Surabaya, tetapi juga dari daerah lainnya hingga berbagai kalangan usia turut hadir, termasuk puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang ikut meramaikan suasana penuh kehangatan tersebut.

Sebagai informasi, kegiatan riyayan di kediaman Gubernur Khofifah digelar selama dua hari, yakni 22–23 Maret 2026, dengan dua sesi setiap harinya, pukul 10.00–13.00 WIB dan 19.00–21.00 WIB.

img_title 120 Anak PMI dari Malaysia dan Arab Saudi Sekolah di Jatim, Khofifah: Investasi Masa Depan Bangsa

Selain bersilaturahim, masyarakat yang hadir juga menikmati hidangan kuliner dari pelaku UMKM dan pedagang kaki lima secara gratis. Beragam menu seperti soto ayam, semanggi, nasi goreng, mi goreng hingga tahu campur disajikan untuk dinikmati bersama. Suasana semakin semarak dengan lantunan musik religi yang mengiringi kebersamaan warga.

Gubernur Khofifah mengatakan, pada riyayan tahun ini menghadirkan sajian kuliner dari UMKM dan pedagang kaki lima untuk masyarakat yang hadir. Sehingga warga dapat menikmatinya secara gratis beragam kuliner.

“Melarisi UMKM dengan menyediakan hidangan untuk tamu-tamu riyayan di Jemursari menjadi bagian dari kebersamaan kita. Terima kasih semuanya. Mohon maaf lahir batin. Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan Ramadan mendatang,” tuturnya.

Gubernur Khofifah mengatakan, tradisi riyayan ini menjadi ikhtiar memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan energi kebersamaan di momen Idul Fitri.

"Tradisi Riyayan ini karena sekarang Riyoyo Idul fitri kita maksimalkan dengan silaturahim. Silaturahim itu menurut Rasullullah bisa memanjangkan umur, bisa meluaskan rezeki. Dan tentu harapan kita ini menguatkan seduluran," ungkap Khofifah.

Khofifah menambahkan, menghadirkan ruang silaturahim lintas kalangan merupakan bagian dari ikhtiar membangun harmoni sosial di Jawa Timur.

“Kita berbahagia bisa menerima tamu dari berbagai kalangan. Semoga setiap sapaan yang terjalin membawa kebahagiaan. Ketika kita membahagiakan yang di bumi, maka yang di langit akan membahagiakan kita semua,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya
img_title