Ungkap Jaringan Sabu Madura-Bawean, Polres Gresik Tangkap Enam Orang Pelaku

Polisi Menunjukkan Barang Bukti..
Sumber :
  • Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA Jatim-Peredaran narkoba lintas wilayah Madura–Gresik–Bawean akhirnya terbongkar, Senin, 6 April 2026. Berawal dari laporan warga, aparat Polres Gresik langsung bergerak hingga berhasil mengungkap jaringan sabu yang telah beroperasi sejak Februari 2026.

img_title Coach RB Ungkap Faktor Kekalahan Madura United dari Bhayangkara FC

Dalam operasi pada 31 Maret 2026, enam orang tersangka berhasil diamankan. Lima di antaranya ditangkap di Pulau Bawean. Sementara satu lainnya dibekuk di Gresik yang diduga sebagai pemasok utama.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengungkapkan, informasi masyarakat menjadi kunci utama terbongkarnya jaringan ini. Dari hasil penyelidikan, terungkap adanya pembagian peran yang rapi, mulai dari pemasok, perantara, hingga pengedar di tingkat lokal.

img_title Tekad Madura United Jauhi Zona Degradasi, Incar Kemenangan Lawan Bhayangkara FC

“Ini bukan jaringan kecil. Mereka terorganisir dan menggunakan berbagai cara untuk menghindari petugas,” ujarnya.

AKBP Rama mengungkapkan beragam modus yang digunakan pelaku, seperti sistem ranjau (drop lokasi), transaksi COD, hingga menyamarkan sabu dalam paket pakaian dan sepatu.

img_title Polres Gresik Lakukan Penertiban Senjata Api Milik Anggota Polri

"Dari penggerebekan, diamankan 14 paket sabu seberat 13,26 gram, alat hisap, timbangan elektrik, ponsel, serta uang tunai hasil transaksi," ujarnya.

Meski enam pelaku telah diamankan, polisi menyebut jaringan ini belum sepenuhnya terputus. Pasokan sabu diketahui berasal dari Madura dan satu pemasok lain masih buron.

"Para tersangka terancam hukuman berat, mulai dari 20 tahun penjara hingga seumur hidup, bahkan hukuman mati bagi pemasok utama," terang AKBP Rama.