OTT KPK Bupati Tulungagung Gatut Sunu, Belasan Pejabat Dibawa ke Jakarta
- Madchan Jazuli
Tulungagung, VIVA Jatim-Belasan pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung dibawa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jum'at sore, 10 April 2026.
Pengamatan VIVA Jatim, hingga tadi malam, penyidik memanggil belasan saksi untuk dimintai keterangan. Suasana Pendopo Kongas Arum Kusumaningbongso juga tampak sepi. Gerbang ditutup dengan penjagaan ketat dari Satpol PP.
Termasuk juga di Mapolres Tulungagung, tempat para saksi dimintai keterangan oleh penyidik KPK. Satu per satu saksi yang diduga menjadi saksi kunci juga memenuhi panggilan. Ada yang berangkat sendirian, ada yang diantarkan oleh keluarga serta ada yang dijemput oleh mobil.
Hingga Sabtu 11 April 2026 dini hari WIB belum tampak ada yang keluar. Sampai sekitar subuh, beberapa keluarga silih berganti membawa sebuah tas maupun koper. Yang diprakirakan berisi baju ganti untuk keluarganya yang akan dibawa ke Jakarta.
Tepat pukul 06.33 WIB. Bus Harapan Jaya yang membawa belasan pejabat di Tulungagung ini bertolak ke Surabaya. Informasinya akan terbang menggunakan pesawat via Bandara Juanda.
Beberapa pejabat yang menjadi saksi di antaranya yaitu Kabag Kesra, Makrus Manan. Kabag Pemerintahan, Arif Efendi, Kabag Umum, Yulius. Lalu, Kabag Prokopim, Aris Wahyudiono, Kepala Satpol PP, Hartono, Kepala Dinas Pertanian, Suyanto, Kepala BPKAD, Dwi Hari.
Selanjutnya, Kepala Kesbangpol, Agus Prijanto Utomo, Kepala PUPR, Erwin Novianto. Anggota DPRD Tulungagung, Jatmiko, Ajudan Bupati, Dwi Yoga Ambal Staf Pemerintahan Pemkab Tulungagung, Oki.
Sehingga jumlah sementara ada 12 pejabat yang dibawa ke Jakarta. Hal itu dibenarkan oleh sumber internal dari Polres Tulungagung. Namun pihaknya enggan membeberkan siapa saja yang dibawa.
Sementara, ada beberapa nama pejabat Pemkab Tulungagung yang tidak dibawa KPK. Di antaranya adalah Pj Sekda Tulungagung, Soeroto. Selanjutnya Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Lusiana. Kepala Dinas Sosial Tulungagung, Reni serta Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung.
Penyidik KPK juga sudah menyisir Kantor Dinas PUPR di area Kantor Pemkab Tulungagung. Hingga saat ini, KPK belum menjelaskan secara rinci kasus yang menjerat OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.