Lampu Lalu Lintas di Perak Hilang, Dishub Surabaya : Bukan Dicuri

Penampakan lampu lalu lintas di Tanjung Perak Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim – Lampu lalu lintas di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak sempat dikabarkan hilang hingga memicu kehebohan di media sosial. Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya memastikan bahwa perangkat pengatur arus lalu lintas tersebut bukan dicuri, melainkan sempat diturunkan karena mengalami kerusakan.

img_title LPMK di Tandes Surabaya Viral Minta THR ke Warga, Netizen Bereaksi

Video yang beredar luas menunjukkan jika kondisi traffic lights di Jalan Perak Timur tampak tanpa lampu lalu lintas yang biasanya berfungsi mengatur arus kendaraan.

Rekaman tersebut diunggah pada Jumat, 10 April 2026 malam. Video diambil oleh seorang pengendara yang saat itu kebetulan melintas dan berhenti di bawah tiang lampu lalu lintas karena melihat kejanggalan.

img_title Viral Janda di Mojokerto Jadi Badut untuk Cari Nafkah Tambahan, Bikin Sang Ibu Kaget

“Lampu merah e iki endi [lampu merahnya ini di mana],” ucap perekam dalam video tersebut penuh keheranan.

Unggahan itu kemudian memicu beragam spekulasi dari warganet. Sejumlah narasi menyebutkan bahwa lampu lalu lintas di simpang dekat pos polisi arah Demak tersebut hilang secara misterius, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan di kawasan padat kendaraan.

img_title Seruan Kapolda Jatim: Jangan Mudah Viralkan Konten Provokatif

Tak sedikit netizen dalam kolom komentar menyebut jika lampu lalu lintas kemungkinan besar hilang karena dicuri oleh pihak tak bertanggungjawab.

Menanggapi kehebohan ini, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Plt Kadishub) Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo menegaskan bahwa kabar pencurian itu tidak benar adanya.

Ia menegaskan, salah satu bagian traffic lights sengaja diturunkan oleh petugas Dishub Kota Surabaya lantaran rusak setelah tertimpa dahan pohon beberapa waktu lalu.

Menurut Trio, upaya menurunkan lampu lalu lintas yang kondisinya rusak tidak lain justru untuk menghindari potensi bahaya bagi pengguna jalan.

“Bukan dicuri. Kemarin posisinya menggantung karena rusak terkena dahan, sehingga kami turunkan sementara agar tidak membahayakan,” ujar Trio, Sabtu, 11 April 2026.

Ia menambahkan, saat ini lampu lalu lintas tersebut telah kembali dipasang dan berfungsi dengan normal seperti sediakala. Perbaikan dilakukan segera setelah petugas traffic lights menilai bahwa kondisi sudah aman untuk pemasangan kembali.

“Sekarang sudah dipasang lagi. Kemarin dilepas karena khawatir membahayakan pengguna jalan,” pungkas Trio.