Bank’e Wong Nggalek Sabet Golden Trophy TOP BUMD Awards 2026
- Prokopim Trenggalek
Jakarta, VIVA Jatim-PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jwalita Trenggalek (Perseroda) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Bank yang akrab disapa 'Bank’e Wong Nggalek' ini berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi berupa Golden Trophy pada ajang TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta.
Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas konsistensi BPR Jwalita dalam mempertahankan predikat BUMD Bintang 5 selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada periode 2024, 2025, dan 2026. Prestasi tersebut menunjukkan stabilitas kinerja perusahaan yang luar biasa dalam ekosistem Badan Usaha Milik Daerah di Indonesia.
Kesuksesan BPR Jwalita tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah. Atas capaian tersebut, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, kembali dinobatkan sebagai TOP Pembina BUMD 2026.
Ia dinilai sukses memberikan kontribusi strategis dan dukungan nyata sehingga BPR Jwalita mampu berkembang secara progresif.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BPR Jwalita, Dwi Fraidianriani, juga dianugerahi penghargaan sebagai TOP CEO BUMD 2026. Dwi menyatakan bahwa capaian kolektif ini merupakan buah dari komitmen seluruh elemen perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan bagi masyarakat Trenggalek.
"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, nasabah BPR Jwalita tercinta, masyarakat atas kepercayaannya, serta seluruh tim BPR Jwalita," ujar Dwi dalam keterangannya di Jakarta.
Dwi menegaskan bahwa ke depannya, BPR Jwalita berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memperluas akses layanan keuangan. Hal ini bertujuan agar manfaat keberadaan bank milik daerah tersebut dapat dirasakan oleh lapisan masyarakat yang lebih luas.
Ia juga berharap penghargaan ini menjadi suntikan motivasi bagi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Trenggalek.
Dwi menambahkan bahwa salah satu fokus utama mereka adalah penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pihaknya ingin meningkatkan produk-produk perbankan dengan kearifan lokal.
"Tentunya, BPR hadir sebagai salah satu penopang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Trenggalek," tutur Dwi menambahkan.
Sebagai informasi, predikat BUMD Bintang 5 diberikan berdasarkan penilaian yang sangat ketat. Terdapat empat aspek utama yang menjadi parameter juri, yakni kinerja bisnis yang sehat, inovasi yang berkelanjutan, tata kelola perusahaan yang baik (*Good Corporate Governance*), serta besarnya kontribusi terhadap pembangunan daerah.