Nenek di Tulungagung Ditemukan Meninggal Bersimbah Darah di Dapur
- Madchan Jazuli
Tulungagung, VIVA Jatim-Warga Desa Gedangsewu Kecamatan Boyolangu Tulungagung dikagetkan meninggalnya Sukati (64), nenek asal RT 01 RW 02 Desa Gedangsewu dengan bersimbah darah di dapur.
Kapolsek Boyolangu, Ajun Komisaris Polisi Retno Pujiarsih mengatakan peristiwa tersebut pertamakali ditemukan oleh menantu perempuannya saat hendak ke kamar mandi. Di mana untuk menuju kamar mandi harus melewati dapur. Saat itu, menantu terkejut melihat ibu mertuanya tergeletak bersimbah darah.
"Belum sampai kamar mandi melihat ibunya mertuanya itu sudah tergeletak dengan bersimbah darah Akhirnya memanggil suaminya yang anaknya korban itu," ujar AKP Retno Pujiarsih kepada awak media.
Karena adanya luka-luka dan banyaknya darah, pihak keluarga menghubungi piket Polsek Boyolangu dan Polres Tulungagung. AKP Retno menerangkan bahwa dari pengamatan sementara terdapat sejumlah titik luka di badan korban yang sehari-hari berjualan di pasar.
"Temuan luka berdasarkan fakta yang kami lihat Kami dari Pamapta dan Inafis Polres Tulungagung ada luka di leher dan juga lengan sebelah kiri," jelasnya.
Sementara untuk barang bukti yang diamankan menurut AKP Retno yakni pisau, baju korban dan juga obat-obatan. Polres Tulungagung belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung.
"Saat ini kita belum memastikan kematian karena apa. Masih proses penyelidikan kita menunggu hasil visum dari RSUD dr Iskak Tulungagung," ulasnya.
AKP Retno mengaku korban memiliki riwayat sakit. Sesuai keterangan dari pihak keluarga, pada hari Jum'at almarhumah diopname di rumah sakit Bhayangkara selama tiga hari sampai Minggu.
"Baru pulang opname, indikasinya sakitnya sakit tipes," tandasnya.