SiBo-NaLiq Inovasi Pencegah Diabetes Karya Siswa Surabaya Raih 3 Medali Ajang Internasional
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Siswa SMA Negeri 5 Surabaya sukses meraih tiga medali dalam ajang Malaysia Technology Expo 2026 yang digelar di Kuala Lumpur pada 9–11 April 2026. Kompetisi yang telah memasuki penyelenggaraan ke-25 ini dikenal sebagai salah satu barometer inovasi dunia.
Tahun ini, ajang tersebut diikuti sekitar 1.390 peserta dari 10 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Polandia, Iran, hingga Korea Selatan.
Sebanyak 17 siswa SMAN 5 Surabaya yang tergabung dalam tiga tim berhasil membawa pulang: 1 medali emas, 1 medali perak + Special Award dan 1 medali perak.
Medali emas diraih melalui inovasi “Sibo Kalo”, yang dikembangkan oleh tim yang dipimpin Iftikhar Ali Raja Suryaningtyas bersama rekan-rekannya.
Produk inovasi tersebut merupakan pemanis alternatif berbahan dasar air nira siwalan dan ekstrak buah bogem.
Ketua tim, Iftikhar, menjelaskan bahwa produknya menggunakan teknologi nanopartikel untuk meningkatkan efektivitas penyerapan dalam tubuh.
“Produk kami diformulasikan dalam ukuran nano agar lebih mudah diserap dan meningkatkan bioavailabilitas,” ujarnya.
Sementara itu, anggota tim Zakiyah Rafifah Artanti menambahkan, produk tersebut memiliki indeks glikemik rendah, yakni sekitar 33,3 persen. Selain itu, kandungan antioksidan alami di dalamnya dinilai mampu membantu mengurangi stres oksidatif dalam tubuh.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi siswa mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat.
“Inovasi hadir dari masalah dan menjadi solusi. Apa yang dibuat para murid ini sangat luar biasa, apalagi terkait pencegahan diabetes yang kini banyak dialami anak muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian ini juga menjadi investasi penting bagi masa depan siswa, terutama dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Tim inovator juga menyiapkan rencana pengembangan produk dengan melibatkan petani lokal sebagai pemasok bahan baku. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperluas pemanfaatan komoditas lokal, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, peluang kolaborasi dengan sektor kesehatan, termasuk rumah sakit, juga tengah dijajaki agar produk dapat dimanfaatkan secara lebih luas sebagai alternatif gula sehat.
Ajang Malaysia Technology Expo sendiri diselenggarakan oleh PROTEMP dan didukung berbagai kementerian serta asosiasi sains internasional.