Dua Pelaku Pembuat Video Porno Diamankan di Hotel Tulungagung
- Istimewa
Tulungagung, VIVA Jatim – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Tulungagung Kota, Polres Tulungagung, berhasil membekuk dua orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana pornografi. Penangkapan tersebut dilakukan di salah satu hotel di wilayah Tulungagung setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengonfirmasi adanya penindakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut cepat dari informasi yang disampaikan warga terkait adanya dugaan aktivitas ilegal tersebut.
"Beberapa waktu lalu kami mendapatkan informasi berupa laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana pornografi. Unit Reskrim Polsek Tulungagung Kota kemudian menindaklanjuti laporan tersebut," ujar Iptu Nanang saat memberikan keterangan di Mapolres Tulungagung, Jumat sore, 17 April 2026.
Dalam operasi penggerebekan di hotel tersebut, petugas tidak hanya mengamankan kedua terduga pelaku, tetapi juga menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan tindak pidana tersebut. Iptu Nanang menyebutkan bahwa saat ini seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor polisi untuk keperluan pemeriksaan.
"Untuk kedua pelaku atau terlapor sudah kami amankan. Dari hasil penindakan, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Selanjutnya, kedua terduga pelaku serta barang bukti dibawa untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua orang tersebut. Saat dikonfirmasi mengenai status hukum keduanya, Iptu Nanang menjelaskan bahwa perkara ini masih dalam tahap penyidikan mendalam untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Terkait motif maupun modus operandi, termasuk adanya dugaan jual beli konten pornografi, pihak kepolisian belum memberikan keterangan secara terperinci. Iptu Nanang menegaskan bahwa tim penyidik masih bekerja untuk menggali keterangan dari para pelaku.
"Mengenai motif, masih kami dalami karena saat ini prosesnya masih dalam tahap penyidikan. Terkait dugaan penjualan konten pornografi, kami juga belum bisa memastikan, semua masih dalam tahap pendalaman penyidikan," akuinya.
Berdasarkan keterangan kepolisian, petugas menerima laporan sekira pukul 22.00 WIB. Tim opsional kemudian bergerak melakukan penyelidikan lapangan. Hanya dalam waktu singkat, yakni pukul 22.40 WIB, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan para pelaku di lokasi kejadian.