Ratusan Peserta Ramaikan MTQ Gresik, Bidik Juara Umum Ajang MTQ Jatim 2027
- Tofan Bram Kumara
Gresik, VIVA Jatim-Sebanyak 545 peserta dari 18 kecamatan ambil bagian dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII tingkat Kabupaten Gresik. Kegiatan yang berlangsung pada 17–19 April 2026 ini dipusatkan di Masjid KH Robbach Ma’sum, kompleks Islamic Center Gresik, Kecamatan Balongpanggang.
Ratusan peserta yang merupakan para penghafal Al-Qur’an tersebut berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, tafsir Al-Qur’an, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Gresik.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan pentingnya peran guru dalam mencetak generasi unggul, khususnya di bidang keagamaan. Ia juga mengapresiasi dedikasi para pendidik yang terus membina para peserta hingga mampu tampil di ajang MTQ.
“Kita berterima kasih kepada para guru yang telah mendidik anak-anak menjadi generasi unggul, terutama dalam bidang keagamaan seperti MTQ,” ujarnya di hadapan peserta.
Lebih jauh, Bupati Yani menyebut pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten ini menjadi bagian dari persiapan menuju MTQ tingkat Provinsi Jawa Timur 2027. Ia pun optimistis Gresik mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum, sebagaimana yang diraih pada 2025.
“MTQ ini kita persiapkan untuk tingkat Jawa Timur tahun 2027. Apalagi kita juara umum tahun 2025 lalu. Tradisi ini harus kita jaga, bahwa Gresik adalah tempat lahirnya para santri penghafal Al-Qur’an,” tegasnya.
Menurutnya, MTQ juga memiliki peran strategis sebagai sarana syiar Islam sekaligus mendorong pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat citra Gresik sebagai daerah religius, sekaligus memperkenalkan potensi wisata religi yang dimiliki.
“Mudah-mudahan MTQ ini berjalan sukses dan penuh berkah, melahirkan generasi muda pecinta Al-Qur’an, sekaligus menjaga citra Gresik dan memperkenalkan potensi wisata religi,” terang Bupati Yani.
Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menyebut MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Ia berharap pembinaan yang dilakukan melalui MTQ mampu kembali mengantarkan Gresik meraih prestasi di tingkat provinsi.