Polisi Tangkap Wanita yang Maki-maki Pemotor dan Pukul Anak di Mojokerto Usai Viral
- M. Lutfi Hermansyah
“Kondisi sudah banyak mobil, sehingga saya langsung dari (lajur) kiri belok ke kanan. Juga sudah riting (menyalakan sein), katanya.
Dia berbelok ke Jalan Empunala beriringan dengan mobil Ayla hitam, lalu menyalipnya dari sisi kiri sebelum akhirnya melambat di tepi jalan. Secara mengejutkan, mobil Ayla tersebut justru memotong jalurnya dari kanan dan berhenti mendadak di depannya. Pengemudinya kemudian menyiramkan air sambil melontarkan kata-kata kotor.
“Saya jalan pelan-pelan di pinggir lalu motor saya dipotong. Pengendara itu buka kaca lalu saya disiram dan dikata-katain kasar,” ungkapnya.
Sejurus kemudian, pengemudi mobil turun dan menghampiri Lutviana. Berdasarkan penuturan Lutviana, si pengemudi mobil menudingnya telah memotong laju kendaraan secara tiba-tiba.
“Dia turun dari mobil dan memaki saya dengan kata-kata yang tidak pantas,” tuturnya.
Lutviana memilih untuk meminta maaf meskipun merasa tidak memotong jalur. Ia mengaku tidak melawan karena tidak ingin memberikan contoh buruk kepada anaknya yang saat itu bersamanya.
“Di situ saya dicolok dua kali, dan helm saya dipukul dua kali. Setelah itu, anak saya juga ikut ditoyor-toyor (kepalanya didorong kasar),” tuturnya.
Tukang parkir hingga pengemudi ojek online yang berada di lokasi sempat mencoba melerai keributan tersebut. Namun, mereka justru ikut kena semprot dan tak luput dari amukan pria itu.
“Anak saya akhirnya ditolong sama ojol, dibawa masuk ke dalam toko. Saat saya mengikuti anak saya, mbak itu (pengemudi mobil) terus membuntuti dan mengatai saya dengan kata-kata tidak pantas lagi,” jelas Lutviana.
Ketegangan berlangsung selama sekitar 30 menit. Wanita yang belum diketahui identitasnya itu berdalih hendak memindahkan mobil karena menghalangi kendaraan lain yang ingin keluar dari toko. Namun, sembari bergerak, ia justru merampas kunci motor Lutviana dan membawanya kabur.
“Kunci motor saya tidak dikembalikan. Dia langsung pergi begitu saja,” keluh Lutviana.
Setelah kejadian tersebut, Lutviana segera menelepon suaminya, Nanang, untuk menceritakan musibah yang menimpanya. Ia mengaku tidak mengerti apa tujuan wanita itu, padahal ia sudah berulang kali meminta maaf. Namun, si pengemudi justru menjawab, ‘Minta maaf saja tidak cukup’.