Di TGX Woment Summit, Ketua TP PKK Trenggalek Ajak Perempuan Berjuang Hadapi Tantangan
- Madchan Jazuli
Istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini mengatakan terkadang dalam hidup yang mampu menasehati adalah diri sendiri. Dan baik jika dituangkan ke dalam tulisan.
"Kemudian menemu kenali tulisannya sendiri 2 tahun atau 5 tahun mendatang, saya berharap siapapun yang menulis dalam buku ini, mereka akan menjadikan buku ini sebagai nasehat yang paling baik di masa depan mereka," pungkasnya.
Ia juga menyoroti dunia film di Kabupaten Trenggalek dengan ekonomi kreatifnya di mana hari ini sudah mulai menunjukkan geliat yang positif.
"Karena banyak sekali anak-anak muda yang berbakat yang saya jumpai. Bahkan bukan di Trenggalek, mereka dari Trenggalek tapi malah saya jumpai dari Jogja dan kota kota lainnya. Dan karya-karyanya itu sudah sangat-sangat bagus di kancah nasional," tuturnya.
Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini (Merah).
- Madchan Jazuli
Oleh karena itu, Novita ingin mewadahi Trenggalek yang memiliki talenta untuk membuat sebuah karya. Salah satunya penerbitan buku.
"Nanti film juga, saya menggandeng talent-talent dari Kabupaten Trenggalek. Dan juga nanti Insya Allah nanyi saya akan laksanakan di tahun ini ada Workshoop atau Boot Camp dari Emtek untuk bisa melatih seluruh konten-konten kreator yang ada di Kabupaten Trenggalek," tutup Novita.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, yang hadir juga dalam rangkaian kegiatan TGX Woment Summit mengaku kagum dengan kegiatan tersebut.
"Saya sekolah studi gender di S2, itu juga inspirasi dari Bunda Novita," terang Mochamad Nur Arifin.
Ia bersyukur mempunyai patner yang bisa menyadarkan dirinya tengang kesataraan. Ia pun juga berusaha untuk menekan ego patriarki dalam diri sendiri.
"Maka kehadiran saya sendiri jiga sebagai bukti bentuk perayaan bahwa kita semua sama, kita semua bisa melaksanakan apapun," ulasnya.