Polisi Amankan Sopir Trailer Kecelakaan Maut Tewaskan 4 Orang di Probolinggo
- Polres Probolinggo
Probolinggo, VIVA Jatim-Petugas Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo mengamankan sopir truk trailer, kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun maut hingga menewaskan empat orang di Probolinggo, Sabtu, 19 April 2026, malam.
Sopir truk yang diamankan berinisial CAS, pria berusia 46 tahun warga Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Saat itu dirinya mengemudikan truk trailer berpelat nomor B 9625 UEJ.
"Untuk driver [sopir truk trailer] kita amankan, dan sedang dimintai keterangan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, Minggu, 19 April 2026.
Dia menyebut, keterangan CAS sangat diperlukan penyidik kepolisian untuk menggali kronologi dan penyebab pasti insiden kecelakaan maut itu terjadi. Selain itu katanya, juga guna memastikan tanggung jawab hukum dalam kasus ini.
Selain melakukan pemeriksaan dan menggali keterangan, polisi dikatakan Aditya juga telah melakukan pengambilan sampel untuk mendeteksi kemungkinan adanya pengaruh zat terlarang seperti alkohol maupun psikotropika pada tubuh CAS. Namun hasilnya saat berita ini ditulis, masih belum keluar.
"Sudah dilakukan [tes zat terlarang] nunggu hasil," lanjut Aditya.
Meskipun telah diamankan dan menjalani serangkaian tes, ia menegaskan hingga saat ini pihak penyidik kepolisian belum menetapkan CAS sebagai tersangka.
Aditya menyebut, status hukum yang bersangkutan masih sebatas saksi terperiksa.
"Status [masih] saksi," singkatnya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu malam, 18 April 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Peristiwa bermula dari sebuah truk trailer Nissan yang melaju dari arah selatan ke utara dan diduga mengalami rem blong saat tiba di lokasi kejadian.
Kendaraan yang tak terkendali itu pertama kali menabrak sedan Toyota Limo di depannya yang ditumpangi empat orang. Benturan tersebut memicu rangkaian tabrakan beruntun. Trailer kemudian menghantam pikap Daihatsu Granmax, disusul kendaraan lain seperti pikap, minibus Toyota Hi-Ace, hingga truk tractor head Hino yang berada di jalur yang sama.
Dalam waktu singkat, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan parah dan puing-puing berserakan di badan jalan. Kecelakaan ini menewaskan empat orang, yakni pengemudi sedan ST (60) dan tiga penumpangnya, TSB (60), DF (29) serta balita berinisial GMI (3). Seluruh korban meninggal merupakan warga Kabupaten Blitar. Sementara itu, satu pengemudi pikap mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSU Wonolangan (sebelumnya ditulis RSUD Wonolangan) untuk mendapatkan perawatan.