Aksi Emak-emak Diduga 'Ngutil' Tas di Bus Trans Jatim di Lamongan Viral di Media Sosial

Video CCTV diduga aksi pencuri di bus Trans Jatim
Sumber :
  • VIVA Jatim/Imron

Lamongan, VIVA Jatim – Sebuah video yang beredar menunjukkan aksi emak-emak tertangkap kamera pengintai atau CCTV tengah mengambil benda yang diduga sebagai tas milik sopir Bus Trans Jatim viral di media sosial.

img_title Mobil Berpenumpang Tiga Orang Oleng Lalu Tabrak Halte Trans Jatim di Lamongan

Dalam video yang diunggah tersebut, nampak seorang emak-emak mengenakan jilbab biru muda yang duduk di baris depan, tepat di belakang area pengemudi tersebut nampak memasukkan tas ke dalam tas keranjang belanja yang sebelumnya ia bawa.

Dalam keterangan video yang ditulis itu juga menyebut, jika emak-emak yang diduga mengambil tas milik sopir bus trans Jatim tersebut berhenti di wilayah Sumberwudi, kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

img_title Paguyuban Datangi Dishub Surabaya Usai Banyak Jukir Kena Razia Polisi

Berdasarkan rekaman CCTV berdurasi singkat yang beredar, peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis, 24 April 2026 sekitar pukul 10.50 WIB. Selain itu, terlihat suasana di dalam bus Trans Jatim rute Gresik-Lamongan (Koridor VII) yang cukup ramai penumpang.

Video detik-detik aksi pencurian tersebut kini telah dibagikan puluhan kali dan menuai berbagai ratusan komentar dari penggunaan media sosial.

img_title Viral di Medsos, Aksi Berbahaya Sopir Trans Jatim di Gresik Berujung Tilang dan Sanksi

Bahkan sebagian besar para pengguna media sosial mengecam tindakan wanita tersebut, apalagi dilakukan di fasilitas transportasi publik yang kini sudah dilengkapi pengamanan ketat berupa CCTV.

Menanggapi video yang beredar, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, Dianto menyebut, konfirmasi dari Manajemen transjatim. Dari kejadian itu, korban tidak melapor ke kepolisian dikarenakan barang yang hilang hanyalah peralatan mandi, seperti halnya sabun muka dan lain lain, sehingga belum ada tindak lanjut.

Dianto menjelaskan, meski kepolisian telah mendapat bukti rekaman dari manajemen trans jatim dan berniat membantu mempertemukan antra pelaku dan korban untuk diselesaikan damai, namun karena korban tidak melapor maka penanganannya belum sampai kesitu.

"Buat himbauan untuk lebih berhati-hati dan waspada menjaga barang milik pribadi ketika menggunakan transportasi umum," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan, Dianto Hari Wibowo saat dihubungi, Rabu 29 April 2026.