Pembunuh Kuli Bangunan di Wonokusumo Surabaya Ditangkap, Motif Cemburu
- Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak
Surabaya, VIVA Jatim-Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap Hk (44), pembunuh kuli bangunan berinisial HN (37) di Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya.
Warga Jalan Bulak Banteng Bhineka, Surabaya itu nekat membacok korban setelah diliputi rasa cemburu usai menemukan foto korban bersama istrinya di ponsel sang istri.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Iptu Suroto mengatakan, peristiwa itu berawal pada Jumat, 24 April 2026 lalu. Saat baru pulang kerja, tersangka membuka ponsel istrinya dengan maksud melihat TikTok. Namun, ketika layar ponsel terbuka, ia melihat foto istrinya bersama seorang pria.
Dari situ, tersangka mencari tahu identitas pria dalam foto tersebut hingga mengetahui korban adalah HN, warga Omben, Sampang, Madura. Tersangka juga berhasil mengetahui tempat tinggal korban. Yakni di kawasan Wonokusumo, Surabaya.
Keesokan harinya, saat pulang kerja, tersangka secara tidak sengaja berpapasan dengan korban yang sedang berboncengan dengan seorang temannya. Ia lalu membuntuti korban hingga mengetahui lokasi tempat tinggalnya di Jalan Wonokusumo Jaya.
Rasa sakit hati membuat tersangka kembali mendatangi kawasan tersebut pada malam harinya untuk mencari informasi lebih lanjut. Saat itu, ia sudah membawa senjata tajam.
Dari penelusuran itu, tersangka mengetahui korban bekerja sebagai kuli bangunan. Ia kemudian mulai merencanakan penganiayaan terhadap korban.
Pada Rabu, 2 Mei 2026, tersangka mendatangi lokasi bersama tiga rekannya, yakni SR, I, dan S, warga Sampang, Madura. Mereka datang dengan dua sepeda motor setelah sebelumnya bertemu di kawasan Jalan Kedungmangu, Surabaya.
Menurut polisi, tersangka juga meminta rekannya, S, membawa senjata tajam sebagai antisipasi apabila korban melakukan perlawanan.
Tersangka membawa celurit yang diselipkan di bagian belakang pinggang sebelah kiri. Mereka kemudian menunggu korban di Jalan Wonokusumo Jaya Pinggir.
Saat korban melintas, tersangka langsung menyabetkan celurit secara membabi buta ke arah tubuh korban. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Usai menerima laporan, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyelidikan. Petunjuk dari rekaman CCTV di sekitar lokasi mengarahkan polisi pada identitas pelaku.