Rombongan Wisatawan Asal Surabaya Diserang di Pantai Wediawu Malang, 6 Orang Luka

Mobil rombongan wisatawan Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Malang, VIVA Jatim-Rombongan wisatawan asal Surabaya yang sedang berlibur di kawasan Pantai Wediawu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, diserang sekelompok massa, Selasa, 5 Mei 2026, dini hari. Atas kejadian ini, enam orang dilaporkan mengalami luka-luka.

img_title Kakek di Simokerto Surabaya Meninggal Penuh Luka Bacok

Selain enam orang terluka, setidaknya enam unit mobil juga dikabarkan rusak akibat serangan itu.

Kepala Seksi Kehumasan  Kepolisian Resor Malang Ajun Komisaris Polisi Bambang Subinajar melalui keterangan pers yang diterima media ini mengatakan, laporan mengenai dugaan penyerangan dan perusakan kendaraan diterima aparat pada dini hari tadi.

img_title Lakukan Penusukan dan Penganiayaan, Tiga Pegawai Koperasi di Gresik Diamankan Polisi

Setelah menerima laporan dikatakannya, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal sekaligus mengamankan situasi.

“Petugas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan untuk melakukan penanganan awal dan pengamanan situasi,” ujar Bambang.

img_title Seorang Anak di Lamongan Dikeroyok Belasan Orang, Pelaku Tersinggung Korban Pakai Kaos Silat

Ia menyampaikan, rombongan wisatawan tersebut diketahui tengah menginap di sekitar kawasan Pantai Wediawu saat insiden terjadi. Dari hasil pendataan awal, enam kendaraan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan.

Kerusakan berupa kaca mobil yang hancur hingga bodi kendaraan penyok. Tak hanya itu, tampak pula coretan kata kasar mengumpat Bonek selaku suporter Persebaya Surabaya.

Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa balok kayu, batu, serta botol minuman keras yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Bambang menegaskan, hingga kini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh.

“Peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti untuk memastikan kronologi secara utuh,” lanjutnya.

Selain mendalami pihak-pihak yang diduga terlibat, kepolisian juga melakukan langkah lanjutan dengan pendekatan yang terukur.

Di sisi lain, aparat turut memberikan pengawalan kepada rombongan wisatawan guna memastikan kondisi keamanan tetap terkendali.

Pihaknya pada kesempatan ini menyampaikan imbauan kepada masyarakat supaya tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu negatif yang beredar di media sosial dan menyerahkan sepenuhnya penanganan maupun penyelidikan insiden ini kepada aparat penegak hukum.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan penanganan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” pungkasnya.