Ini Dugaan Motif Pria di Mojokerto Bunuh Mertua-Aniaya Istri

Tempat Kejadian Perkara Pria Bunuh Mertua dan Aniaya Istri di Mojokerto.
Sumber :
  • M. Lutfi Hermansyah

Mojokerto, VIVA Jatim-Polisi mengungkap dugaan awal pemicu pria di Mojokerto, Sutaman (40), yang tega menghabisi nyawa ibu mertuanya dan menganiaya istrinya hingga kritis.

img_title Kasus Badut di Mojokerto Bunuh Mertua-Lukai Istri, Keluarga Korban Bantah Tudingan Pelaku

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, aksi keji pelaku diduga dilatarbelakangi oleh konflik internal keluarga yang sudah lama terpendam. Persoalan ekonomi disinyalir menjadi faktor utama yang memicu kemarahan pelaku hingga berujung pada tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan mengungkapkan, hingga saat ini penyidik masih terus mendalami motif pastinya.

img_title Kapolres Ungkap Kondisi Istri Badut di Mojokerto yang Dianiaya

"Dugaan sementara karena permasalahan keluarga, yakni persoalan ekonomi. Namun, saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut dan kami terus mengumpulkan keterangan saksi," ujar AKP Aldhino di lokasi kejadian, Rabu, 6 April 2026.

Peristiwa memilukan ini terungkap pada Rabu, 6 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB setelah warga melaporkan adanya kegaduhan dan dugaan penganiayaan berat. Di lokasi kejadian, polisi menemukan dua orang wanita dalam kondisi bersimbah darah.

img_title Polisi Beberkan Motif Badut di Mojokerto Bunuh Mertua-Lukai Istri

Korban meninggal dunia adalah Siti Arofah (52), yang merupakan ibu mertua pelaku. Sementara itu, istri pelaku, Sri Wahyuni (35), ditemukan dalam kondisi kritis akibat luka serius di tubuhnya.

"Betul ada satu korban meninggal dunia (ibu mertua) dan satu korban luka berat (istri pelaku). Saat petugas tiba, keduanya ditemukan dengan luka serius," tambah AKP Aldhino.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika pelaku dan istrinya terlibat cekcok. Ketegangan tersebut disinyalir karena pelaku menaruh cemburu buta terhadap korban Sri Wahyuni.

Melihat pertengkaran tersebut, Siti Arofah selaku ibu mertua mencoba masuk untuk melerai keduanya. Namun, upaya damai sang ibu justru direspons dengan kekalapan oleh pelaku. S yang sudah tersulut emosi kemudian menyambar sebilah pisau.

Dalam kondisi gelap mata, pelaku diduga menggorok leher mertuanya hingga tewas di tempat. Tak berhenti di situ, pelaku juga menyerang istrinya hingga mengalami luka serius. Beruntung, nyawa Sri Wahyuni berhasil diselamatkan setelah tetangga sekitar yang mendengar kegaduhan langsung bergegas memberikan pertolongan.

Tim Inafis Polres Mojokerto telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengamankan barang bukti yang digunakan pelaku.

Halaman Selanjutnya
img_title