Siswi SMATAG Surabaya Raih Juara 2 FLS3N Monolog, Angkat Isu Ketidakadilan dan Kerusakan Lingkungan

Siswi kelas XI-3 SMATAG Surabaya, Monika Aveline Jasmine raih juara
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tito

Surabaya, VIVA Jatim – Prestasi membanggakan diraih siswi kelas XI-3 SMATAG Surabaya, Monika Aveline Jasmine. Ia sukses meraih Juara 2 Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Surabaya bidang monolog melalui penampilannya membawakan naskah berjudul Aliran DOA dan DOSA.

img_title Belajar dari Shanghai, Dindik Jatim Dorong Sekolah Vokasi Terhubung Langsung dengan Industri Digital

Ajang FLS3N sendiri merupakan kompetisi seni tahunan bergengsi yang digelar Dinas Pendidikan untuk menggali bakat dan kreativitas siswa di berbagai bidang seni dan sastra, mulai tari, musik, teater, seni rupa hingga sastra.

Kompetisi tersebut berlangsung di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya pada 30 April 2026. Bagi Aveline, lomba monolog ini menjadi pengalaman pertamanya di dunia seni peran karena sebelumnya lebih aktif di bidang tari.

img_title Jatim Dominasi Nasional! Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Kerja ke Luar Negeri

Dalam penampilannya, Aveline memerankan tokoh Nyai Ronggeng yang menggambarkan penderitaan para kuli pada masa kolonial akibat penindasan penjajah. Monolog tersebut juga mengangkat isu ketidakadilan sosial yang masih terjadi hingga kini, termasuk kerusakan lingkungan akibat ulah manusia terhadap Sungai Kalimas.

Secara keseluruhan, monolog Aliran DOA dan DOSA menggambarkan dosa masa lalu berupa penindasan manusia dan dosa masa kini berupa perusakan alam yang terus mengalir layaknya sungai.

img_title Tim IGA Kemendagri Sebut Jatim jadi Daerah Paling Inovatif Nasional, Dindik Jatim Sumbang Ribuan Inovasi

Sebelum tampil di kompetisi, Aveline menjalani latihan intensif selama dua minggu bersama guru pendamping dan pelatih monolog khusus. Ia dibimbing mendalami karakter, melatih emosi, intonasi suara, teknik pernapasan, hingga olah tubuh sebagai elemen penting dalam seni monolog.

“Lebih ke plot twist sih, awalnya saya sempat ragu karena selama ini hanya menekuni bidang tari. Tapi setelah dipikir-pikir, kapan lagi mencoba hal baru,” ujar Aveline, Senin, 11 Mei 2026.

Ia mengaku sempat terkejut karena proses latihan monolog jauh lebih berat dari perkiraannya. Menurutnya, monolog bukan sekadar menghafal dialog, tetapi juga membutuhkan penghayatan emosi dan pengolahan tubuh secara maksimal.

Setelah lolos tahap seleksi video dan masuk 10 besar, Aveline kembali tampil maksimal pada babak final secara langsung di STIESIA hingga akhirnya berhasil membawa pulang Juara 2.

Selain cabang monolog, SMATAG Surabaya juga mengirimkan peserta di berbagai kategori lain dalam FLS3N, seperti vokal solo, band, puisi, dan cabang seni lainnya sebagai bentuk dukungan sekolah terhadap pengembangan potensi siswa.

Halaman Selanjutnya
img_title