Sapi Jumbo Jenis Simental Seberat 1,2 Ton Asal Lamongan Dibeli Presiden untuk Hewan Kurban
- Imron Saputra
Lamongan, VIVA Jatim-Sapi jenis simental milik peternak bernama Haji Wignyo asal Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban Idul Adha 1447 Hijriah.
Sapi berbobot 1,2 ton tersebut rencananya akan disembelih di wilayah Kecamatan Mantup. Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo tersebut akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Lamongan sebelum pelaksanaan penyembelihan, sebagaimana tradisi tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Lamongan, Shofiah Nurhayati mengatakan, sebelumnya Lamongan mengusulkan 13 ekor sapi kategori jumbo kepada pemerintah provinsi untuk calon hewan kurban presiden.
Sapi-sapi yang diusulkan tersebut, kata Shofiah memiliki bobot antara 900 kilogram hingga 1,3 ton. Namun, sapi yang dipilih Presiden satu ekor dengan berat 1,2 ton. Sapi yang dipilih Presiden Prabowo merupakan jenis simental milik peternak bernama Haji Wignyo di Desa Puter.
"Lamongan mengusulkan 13 sapi ekstrem dengan berat antara 900 kilogram sampai 1,3 ton. Yang dipilih Presiden satu ekor dengan berat 1,2 ton," kata Shofiah.
Shofiah menjelaskan, sapi tersebut menjadi salah satu sapi terbesar yang diajukan Lamongan tahun ini. Adapun proses pembelian sapi kurban presiden dilakukan langsung oleh pemerintah pusat sehingga tidak seluruhnya melalui DPKH Lamongan. Pihaknya hanya mengusulkan data sapi-sapi terbaik yang memenuhi kriteria.
"Sementara untuk proses pembelian tidak harus melalui kami, tetapi kami mengusulkan bahwa di Lamongan ada sapi-sapi dengan bobot besar yang layak menjadi hewan kurban presiden," pungkasnya.