Dukung Koperasi Desa Merah Putih, KSP Nasari Luncurkan Aplikasi White Label

Ketum KSP Nasari Frans Meroga Panggabean.
Sumber :
  • Achmad Faizal/VIVA Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari meluncurkan aplikasi digital berbasis white label yang disiapkan untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Peluncuran dilakukan dalam rangka Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-27 KSP Nasari yang digelar di Surabaya.

img_title Bangun Ekosistem Ekonomi Baru, Menteri Transmigrasi Dorong Transmigran Melek Digital

Ketua Umum KSP Nasari, Frans Meroga Panggabean, mengatakan aplikasi tersebut merupakan bagian dari dukungan Nasari terhadap program prioritas nasional pengembangan koperasi desa dan kelurahan.

“Yang kami luncurkan hari ini adalah mobile apps yang nanti akan kami kolaborasikan dengan teman-teman Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih. Bentuknya white label, jadi aplikasinya bisa langsung menggunakan nama koperasi masing-masing,” kata Frans.

img_title 1.097 Unit KDMP Sudah Beroperasi, Dinkop UKM Jatim Fokus Siapkan Manajer Profesional

Ia menjelaskan, konsep white label memungkinkan setiap KDKMP memiliki aplikasi digital sendiri tanpa harus membangun sistem dari awal. Misalnya, aplikasi dapat langsung menggunakan identitas koperasi di wilayah masing-masing.

“Misalnya KDKMP di Surabaya, nanti bisa langsung memakai nama aplikasi digital koperasi mereka sendiri,” ujarnya.

img_title Aliansi BEM Surabaya Demo di Grahadi, Bawa Tuntutan Soal MBG hingga HAM

Menurut Frans, aplikasi tersebut sebenarnya merupakan pengembangan dari platform internal milik Nasari bernama “Nasari Digital” yang saat ini telah digunakan oleh sekitar 65 ribu anggota Nasari di seluruh Indonesia.

“Inilah yang kami wakafkan kepada teman-teman adik asuh kami di Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dalam bentuk white label,” katanya.

Frans menyebut peluncuran aplikasi itu juga telah mendapat dukungan dari Kementerian Koperasi. Ia mengungkapkan KSP Nasari resmi ditunjuk sebagai “kakak asuh” KDKMP sejak 21 November 2025.

“Kami ditunjuk resmi oleh Kementerian Koperasi menjadi kakak asuh KDKMP. Ada 12 koperasi yang dipilih karena dianggap memenuhi kriteria sebagai role model,” ujarnya.

Dalam aplikasi tersebut, Nasari menyediakan sejumlah fitur utama untuk mendukung digitalisasi koperasi desa dan kelurahan. Salah satunya adalah fitur pendidikan perkoperasian yang memuat materi pelatihan, kartu anggota online, hingga pelaksanaan RAT secara daring.

Selain itu, terdapat fitur pembayaran digital berupa payment gateway dan e-money yang memungkinkan transaksi dilakukan langsung melalui aplikasi koperasi. “Kedua, ada fitur semua bisa bayar di koperasi. Itu payment gateway dan juga dilengkapi e-money,” kata Frans.

Halaman Selanjutnya
img_title