Polisi Beberkan Pemicu Tabrakan Motor vs Truk KDMP di Mojokerto yang Tewaskan Pelajar Surabaya
- Viva Jatim/M Luthfi
Mojokerto, VIVA Jatim-Polisi membeberkan penyebab pasti kecelakaan maut yang menewaskan seorang pelajar asal Wonokromo, Surabaya, di Jalan Raya Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 16 Mei 2026 siang. Peristiwa nahas ini melibatkan sepeda motor Honda BeAt dan truk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Berdasarkan hasil penyelidikan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi memastikan kecelakaan tersebut murni dipicu oleh faktor kelalaian manusia (human error). Kondisi fisik pengendara motor yang kelelahan menjadi akar penyebab terjadinya kecelakaan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Beni Hermawan mengungkapkan, korban berinisial FA (17) diduga kuat berkendara dalam kondisi mengantuk berat. Akibatnya, korban kehilangan kendali penuh atas kendaraannya.
"Penyebab kecelakaan akibat kelalaian atau kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor. Korban kehilangan konsentrasi karena mengantuk," beber Ipda Beni Hermawan.
Menurut Beni, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Bermula saat FA membonceng rekannya, A (17) dengan mengendarai Honda BeAt bernopol L 3037 BBA. Kedua remaja asal Surabaya ini sedang dalam perjalanan pulang setelah mendaki di Puncak Lorokan, Pacet.
Saat melaju dari arah selatan ke utara atau dari Pacet menuju Surabaya), motor yang dikendarai FA tiba-tiba oleng ke kanan hingga memakan jalur lawan. Pada saat yang bersamaan, datang Truk KDMP bernopol B 9913 XLZ yang dikemudikan oleh Y (42), warga Kecamatan Ngoro, Mojokerto.
Karena jarak yang sudah terlampau dekat, tabrakan hebat di jalur kanan tersebut tidak lagi bisa dihindari. Motor korban langsung menghantam truk dengan keras.
Benturan keras tersebut membuat sepeda motor rusak parah dan mengakibatkan luka fatal pada pengendara. Kedua korban dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar, Mojosari.
“Pengendara (FA) mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan penumpangnya selamat namun mengalami luka ada bagian kaki kanan,” ungkap Beni.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Polisi juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.