Remaja di Lamongan Tergiur Rayuan Perempuan, Kencan Tak Jadi Malah Motor Hilang

Perempuan pencuri motor ditangkap Polres Lamongan,
Sumber :
  • Humas Polres Lamongan

Lamongan, VIVA Jatim – Seorang remaja laki-laki berinisial VS (18 tahun) ketiban apes. Tergiur ajakan kencan dengan perempuan yang baru dikenal di media sosial (medsos) berinisial FN (20), bukannya berasyik-masyuk malah VS harus kehilangan sepeda motornya dibawa lari oleh FN.

img_title Budak Sabu di Lamongan Ditangkap Dalam Kamar, Pelaku Residivis Baru Bebas dari Penjara

Peristiwa menggelikan itu terjadi pada Minggu, 26 April 2026, malam sekitar pukul 20.50 WIB di kawasan Babat, Kabupaten Lamongan. Saat itu, korban dan pelaku sepakat berjumpa di jalan depan sebuah pondok pesantren di Jalan Pramuka. Korban datang dengan menunggangi motor Yamaha NMAX.

Tak lama setelah asyik mengobrol, pelaku mengaku akan menjemput temannya sebentar. Pelaku lalu meminjam motor korban. Tak curiga, korban meminjamkan motornya ke pelaku. Korban baru sadar motornya dibawa lari setelah pelaku tak kunjung kembali. Nomor kontak korban juga diblokir sehingga pelaku tak bisa dihubungi.

img_title Ratusan Warga Brondong Ramaikan DESI Fun Run 6K di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

"Korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Babat. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materiil sebesar Rp20 juta," kata Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Hamzaid ditulis VIVA Jatim pada Minggu, 17 Mei 2026.

Polisi menindaklanjuti laporan korban. Hasilnya, pelaku berhasil ditangkap di rumah kontrakannya di Kecamatan Sukodadi pada Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WIB. Kini, FN sudah ditahan dan menjalani proses penyidikan.

img_title Sopir Diduga Mengantuk Lalu Tabrak Gerobak Sampah, Satu Warga Lamongan Meninggal

Hamzaid menerangkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, otak dari aksi penipuan dan penggelapan itu ternyata adalah LS, suami dari FN. Saat itu, LS membuat akun Instagram bernama @nabila. Pesan-pesan yang diunggah di akun tersebut ialah tawaran ajakan kencan. Terjaringlah VS ke dalam jebakan itu.

VS dan akun Nabila yang dikendalikan LS lantas melanjutkan komunikasi via ruang pesan pribadi di Instagram, lalu berpindah ke WhatsApp. Untuk meyakinkan korban, LS meminta istrinya, FN, agar mengirim pesan suara atau voicenote ke korban. Itu sebabnya korban tergiur dan langsung sepakat jumpa darat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pula, ternyata LS dan FN sudah dua kali beraksi. Aksi pertama dilancarkan pelaku pada 2025 lalu, tapi tidak sampai ke jalur hukum karena diselesaikan secara kekeluargaan. sedangkan aksi kedua terjadi pada perkara saat ini," ujar Hamzaid.

Halaman Selanjutnya
img_title