Ditinggal Sebentar ke Klinik, Wanita Malang Jadi Korban Pecah Kaca Mobil di Kediri

Mobil korban aksi pecah kaca di Kota Kediri.
Sumber :
  • Istimewa

Kediri, VIVA Jatim – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di wilayah Kota Kediri. Kali ini terjadi di Jalan Suparjan Mangun Wijaya, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, saat korban tengah berkunjung ke sebuah klinik bersama rekannya pada Jumat, 22 Mei 2026.

img_title Diduga Sejoli Curi Sepeda Listrik di Apotek Mojokerto, Aksinya Terekam CCTV

Korban diketahui bernama Anies Rachmawati, warga Sukun, Malang. Saat kejadian, korban memarkir mobilnya di sekitar lokasi sebelum masuk ke dalam Klinik Sayang Ibu bersama teman-temannya.

Namun, ketika kembali ke lokasi parkir, korban mendapati kaca bagian depan mobilnya telah pecah dan sejumlah barang penting yang berada di dalam kendaraan hilang dibawa pelaku.

img_title Pria Mojokerto Curi Perhiasan Mantan Bos Senilai Rp13 Juta, Uangnya Dipakai Beli Motor

“Saya tinggal ke dalam bersama teman-teman, ternyata ketika kembali kaca mobil sudah pecah berantakan,” ujarnya kepada VIVA Jatim.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sejumlah barang berharga, di antaranya uang tunai jutaan rupiah, nota-nota klaim operasional kerja, dua STNK mobil, dua kartu ATM, serta e-KTP dan SIM milik korban.

img_title Sepasang Kekasih Pelaku Curanmor di Gresik Ditangkap, Motor Curian Disembunyikan di Menganti

Peristiwa pencurian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Mojoroto. Kanit Reskrim Polsek Mojoroto, Aiptu Hari Wahyudi, mengatakan laporan korban telah diterima dan saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Menurutnya, modus pecah kaca mobil masih kerap terjadi dengan sasaran kendaraan yang diparkir di lokasi sepi atau jauh dari pengawasan pemilik.

“Imbauan untuk masyarakat, agar selalu membawa barang-barang berharga saat memarkir kendaraan, utamakan memarkir mobil atau kendaraan di tempat yang terlihat oleh pemilik kendaraan,” ujar Hari.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan karena pelaku kejahatan biasanya berkeliling mencari target mobil yang menyimpan barang berharga.

“Jangan memarkir kendaraan yang jauh dari jangkauan atau tempat yang sepi. Karena pelaku kejahatan sistemnya mobiling, mencari barang berharga yang tertinggal di dalam kendaraan yang diparkir,” lanjutnya.

Saat ini, polisi masih mengumpulkan sejumlah petunjuk dan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi pelaku pencurian pecah kaca tersebut.

Laporan: Rofi'i/Kediri Raya