Sudah Tiga Hari Tak Masuk Kerja, Pria di Kediri Ditemukan Meninggal di Kamar Kos
- Rofi'i.
Kediri, VIVA Jatim-Warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam kamar kos, Rabu, 27 Mei 2026. Korban diduga telah meninggal sejak beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan warga setelah muncul bau menyengat dari area sekitar kamar.
Korban diketahui bernama Feri Dedik Firmanto, warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Penemuan jenazah korban bermula saat sejumlah penghuni kos mencium aroma tidak sedap yang berasal dari sekitar bangunan kos.
Kapolsek Pare Polres Kediri, Rudi Darmawan mengatakan awalnya warga dan penghuni kos berusaha mencari sumber bau menyengat tersebut. Namun setelah dilakukan pengecekan di sekitar lingkungan kos, tidak ditemukan bangkai hewan maupun sumber bau lainnya.
“Awalnya penghuni kos mencium bau menyengat di sekitar kamar. Setelah dicari sumbernya tidak ditemukan apa pun, hingga akhirnya ada yang curiga bau berasal dari salah satu kamar kos,” ujarnya.
Karena merasa curiga, warga bersama penghuni kos kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Pare yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan terhadap kamar korban.
Saat pintu kamar dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar kosnya. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Dugaan tersebut diperkuat dari keterangan rekan kerja korban yang mengaku sudah beberapa hari tidak melihat korban datang bekerja.
“Rekan kerja korban menyampaikan sudah sekitar tiga hari korban tidak terlihat di tempat kerja,” lanjut AKP Rudi.
Dari hasil pemeriksaan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat sakit yang selama ini dideritanya.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal karena sakit lambung yang dideritanya,” jelasnya.
Penemuan jenazah tersebut sempat membuat geger warga sekitar dan penghuni kos. Sejumlah warga tampak memadati lokasi saat proses evakuasi dilakukan petugas kepolisian.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi untuk proses penanganan lebih lanjut dan diserahkan kepada pihak keluarga. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui adanya kondisi mencurigakan di lingkungan sekitar, terutama jika terdapat warga yang lama tidak terlihat beraktivitas.