Bupati Kediri Mas Dhito segera Rehab Puskesmas Tiron yang Terbakar
- Prokopim Pemkab Kediri
Kediri, VIVA Jatim – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito meninjau kondisi bangunan Puskesmas Tiron yang terbakar pada Senin, 1 Juni 2026, lalu. Untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan, untuk sementara pelayanan kesehatan bagi warga dilakukan di Puskesmas Pembantu (Pustu), hingga rehab gedung Puskesmas Tiron selesai.
Mas Dhito menjelaskan, api yang membakar Puskesmas Tiron berasal dari korsleting listrik kulkas penyimpanan obat di ruang apotek. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan di atas Rp1 miliar.
Mas Dhito mengatakan, area pelayanan Puskesmas Tiron mencakup 9 desa. Setiap hari, puskesmas tersebut melayani sekitar 150 orang. Langkah yang akan dilakukan Pemkab Kediri dalam jangka pendek atas insiden kebakaran tersebut, yakni melakukan rehab bangunan Puskesmas Tiron.
"Bangunan ini kita rehab segera,,” katanya saat meninjau lokasi pada Selasa kemarin, ditulis VIVA Jatim pada Rabu, 10 Juni 2026.
Untuk sementara operasional pelayanan dilakukan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Banyakan. Adapun pelaksanaan rehab Puskesmas masih menunggu pembahasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
"Untuk jangka panjangnya kita cari lahan baru (rencana relokasi Puskesmas Tiron)," ungkap Mas Dhito.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tiron drg. Yermiastuti Ratna menyampaikan, pasca insiden kebakaran, pelayanan langsung dipindah ke Pustu Banyakan. Adapun untuk obat-obatan langsung dikirim dari Dinas Kesehatan termasuk bantuan dari Puskesmas lain.
"Pelayanan tidak ada kendala, hanya di hari pertama saja karena laboratoriumnya terbatas, tapi hari kedua sudah lancar semua," urainya.
Puskesmas Tiron sejauh ini hanya melayani rawat jalan. Mengingat pelayanan per hari bisa mencapai 150 orang, ruang tunggu Pustu Banyakan pun sampai ditambah tempat berteduh dari tenda.