Bareskrim Sita Pabrik Emas PT SJU di Sidoarjo, Diduga Olah Tambang Ilegal dari Papua hingga Kalbar

Penyitaan PT SJU di Sidoarjo oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.
Sumber :
  • Ahaddiini HM

Sidoarjo, VIVA Jatim-Seluruh mesin dan bangunan pabrik pengolahan emas milik PT Simba Jaya Utama di Waru, Sidoarjo, resmi disita Bareskrim Polri, Kamis 11 Juni 2026. Perusahaan ini diduga memurnikan emas hasil tambang ilegal dari Kalimantan Barat, Papua Barat, dan sejumlah daerah lain.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Ade Safri Simanjuntak, menyebut penyitaan mencakup semua fasilitas produksi. Mulai dari mesin pengolahan tahap awal, pemurnian, pelabelan, hingga kantor dan pabrik refinery.

"Objek penyitaan hari ini adalah seluruh sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses pemurnian dan pengolahan emas," tegas Ade Safri di lokasi.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Penyitaan ini mengantongi izin Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo Nomor 563/Pen.Bid.B-Sita/2026/PN Sda tertanggal 9 Juni 2026. Kasus bermula dari dugaan penampungan dan penjualan mineral yang tidak berasal dari pemegang izin usaha pertambangan sah.

Sebelumnya, penyidik menggeledah Toko Mas Semar Nganjuk, PT Semar Permata Emas Mulia, rumah pemilik Toko Mas Semar, serta kantor dan pabrik PT SJU. Dari sana, tiga tersangka lebih dulu ditetapkan TW, DW, dan BSW.

img_title 80 Kades Terpilih di Sidoarjo Resmi Dilantik, 63 Wajah Baru

Kini dua nama baru ikut terseret. Mereka adalah DHB, Direktur PT SJU periode 13 Agustus 2021–14 September 2022, dan VC, Direktur PT SJU sejak 14 September 2022 hingga kini.

"SB alias A sebenarnya juga terlibat. Namun yang bersangkutan telah meninggal dunia sehingga tidak dapat dituntut," jelas Ade Safri.

Bareskrim telah meminta Ditjen Imigrasi mencegah DHB dan VC bepergian ke luar negeri. Penyidik masih menelusuri pihak lain serta aset terkait dugaan tambang ilegal dan tindak pidana pencucian uang ini.