Global Diplomacy Award Diluncurkan, Indonesia Dinilai Berpotensi Jadi Referensi Perdamaian Dunia
- Istimewa
Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang hadir dalam rangkaian forum tersebut, menilai bahwa penghargaan ini dapat menjadi instrumen penting untuk mendorong lahirnya lebih banyak pemimpin dan institusi yang mengedepankan dialog dibanding konfrontasi.
"Indonesia sejak lama menempatkan perdamaian, toleransi, dan kerja sama internasional sebagai bagian dari politik luar negeri bebas aktif. Inisiatif seperti Global Diplomacy Award dapat menjadi sarana untuk mengapresiasi berbagai upaya nyata dalam membangun jembatan perdamaian antarbangsa," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, sejumlah delegasi Indonesia yang mengikuti forum ini menilai penghargaan tersebut sejalan dengan pengalaman Indonesia dalam menjaga kerukunan masyarakat yang plural serta peran aktif Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia.
Liga Muslim Dunia sendiri merupakan organisasi Islam internasional yang didirikan pada tahun 1962 dan berkantor pusat di Makkah, Arab Saudi. Organisasi ini aktif mempromosikan moderasi, kerja kemanusiaan, serta dialog antarperadaban.
MWL memiliki jaringan kantor di berbagai negara di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia, serta menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UNESCO, dan UNICEF.
Peluncuran Global Diplomacy Award menandai langkah baru dalam upaya membangun ekosistem penghargaan internasional yang berfokus pada perdamaian, toleransi, dan kerja sama global. Sekaligus membuka peluang bagi tokoh dan institusi dari Indonesia untuk memperoleh pengakuan atas kontribusi mereka dalam menciptakan dunia yang lebih damai dan inklusif.