Penuturan Keluarga Bonek Tewas di Malam HUT Persebaya ke-99: Terkena Sajam saat Melerai
- Rachmad Fahrizal Tito
Surabaya, VIVA Jatim – Seorang suporter Persebaya Surabaya atau Bonek dilaporkan meninggal dunia saat menikmati suasana perayaan HUT Persebaya ke-99 di Jalan Sumatera Kota Surabaya, Rabu, 17 Juni 2026, malam. Duka pun menyelimuti keluarga korban berinisial GAD (17 tahun) tersebut.
GAD tercatat masih duduk di bangku Kelas 2 SMA. Kakak korban, Sonya Cantika Dandel, mengungkapkan, korban berangkat bersama kakak ketiganya untuk ikut merayakan HUT klub sepak bola berjuluk Bajul Ijo itu.
Sonya mengaku menerima kabar nahas yang menimpa adiknya dari teman korban beberapa saat setelah kejadian. Ia pun segera ke lokasi dan ikut mengantar adiknya ke rumah sakit. “Kami tahunya dari teman yang ngabarin,” katanya ditemui wartawan di RS Bhayangkara Surabaya, Kamis, 18 Juni 2026.
Berdasarkan informasi yang diterima, Sonya menjelaskan bahwa insiden maut itu bermula dari adanya keributan di lokasi perayaan. Saat situasi memanas, GAD berusaha melerai orang-orang yang terlibat keributan.
"Katanya ada yang bikin onar, terus jatuh. Adik saya maunya melerai, membela, supaya tidak ada pertikaian. Tapi ternyata orang [terduga pelaku] itu bawa senjata tajam, terus adik saya yang kena," tuturnya.
Korban sempat dilarikan ke RS Ubaya, namun nyawanya tak tertolong. Selain GAD, satu korban lain yang mengalami luka serius ialah teman GAD berinisial B. kondisinya kritis. “Kemungkinan luka di punggung,” ungkap Sonya.
Hingga kini, pihak keluarga mengaku masih menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun perkembangan penyelidikan kasus tersebut. "Soal video yang beredar saya belum tahu," ucap Sonya.
Diketahui bahwa kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap peristiwa tersebut. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi disampaikan pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut.