1.097 Unit KDMP Sudah Beroperasi, Dinkop UKM Jatim Fokus Siapkan Manajer Profesional

Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Jawa Timur
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tito

Surabaya, VIVA Jatim – Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Jawa Timur terus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) guna mendukung pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah menyiapkan tenaga manajer profesional agar koperasi mampu berkembang dan beradaptasi di tengah tantangan ekonomi digital.

img_title Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat

Kepala Dinkop UKM Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, mengatakan penguatan kualitas SDM menjadi faktor penting dalam keberhasilan program KDMP yang saat ini terus dikembangkan pemerintah.

"Kami saat ini mendapat penugasan untuk mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih. Momentum ini sangat tepat untuk menjelaskan bahwa koperasi memiliki spektrum usaha yang sangat luas dan harus dikelola secara modern serta profesional," ujar Endy dalam talkshow Transformasi Koperasi Retail Menjadi Koperasi Modern di Era Ekonomi Digital di Plaza Unair, Surabaya, Kamis, 18 Juni 2026.

img_title Dukung Koperasi Desa Merah Putih, KSP Nasari Luncurkan Aplikasi White Label

Menurut Endy, pengembangan KDMP merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat untuk memperluas peran koperasi, tidak hanya pada sektor simpan pinjam, tetapi juga sektor produksi, konsumsi, hingga berbagai usaha produktif lainnya.

Ia mengakui minat generasi muda terhadap koperasi masih relatif rendah. Karena itu, Dinkop UKM Jatim menggandeng berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, guna meningkatkan literasi dan pemahaman tentang koperasi di kalangan anak muda.

img_title UT Mewisuda 1.532 Lulusannya di Surabaya, Sekolah Vokasi Siap Dibuka 2027

Meski demikian, keterlibatan generasi muda mulai terlihat dalam struktur kepengurusan KDMP yang telah dibentuk. Kehadiran mereka diharapkan mampu membawa inovasi sekaligus semangat baru dalam pengembangan ekonomi desa.

Saat ini, sebanyak 1.097 Koperasi Desa Merah Putih telah beroperasi di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, sebanyak 530 koperasi telah memiliki gerai usaha dan fasilitas pendukung yang telah diresmikan pemerintah pusat.

"Tantangan berikutnya adalah memastikan fasilitas yang sudah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan," katanya.

Endy menilai tantangan terbesar pengembangan koperasi saat ini terletak pada kualitas SDM serta pemahaman terhadap prinsip-prinsip dasar perkoperasian. Selain itu, kebutuhan tenaga manajer profesional juga menjadi perhatian serius.

Setiap KDMP diproyeksikan mampu menyerap sekitar 17 tenaga kerja dari masyarakat setempat. Sementara posisi manajer akan diisi oleh tenaga profesional minimal lulusan sarjana (S1) yang direkrut melalui mekanisme khusus oleh BUMN.

Halaman Selanjutnya
img_title