Pelajar Tewas Dibacok Saat Konvoi Ultah Persebaya di Gubeng, Polisi Buru Pelaku

Ilustrasi pembacokan
Sumber :
  • Imron Saputra/Viva Jatim

Surabaya, Viva Jatim – Polrestabes Surabaya memburu pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pelajar SMA berinisial GAD (16) saat mengikuti konvoi peringatan ulang tahun ke-99 Persebaya di Jalan Sumatera, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Rabu, 17 Juni 2026, malam.

img_title Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan 2 Pemuda Saat Konvoi Pesilat di Kendangsari Surabaya

Korban yang masih duduk di bangku kelas XI SMA itu diduga terkena sabetan senjata tajam saat berusaha melerai keributan yang terjadi di tengah konvoi. GAD sempat menjalani perawatan di RS Ubaya Surabaya, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Kamis, 18 Juni 2026, dini hari.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembacokan tersebut.

img_title Alex Martins Puji Metode Latihan Bernardo Tavares

"Masih lidik, mohon doanya secepatnya kami akan ungkap dan tangkap pelakunya," kata Edy saat dikonfirmasi.

Kakak korban, Sonya Cantika, mengungkapkan adiknya berangkat mengikuti perayaan ulang tahun Persebaya bersama kakaknya yang lain berinisial D.

img_title Persebaya Tambah Bek Baru dari Brazil, Pernah Perkuat Athletico Paranaense

Saat melintas di Jalan Sumatera, korban dan rombongannya melihat adanya keributan. Menurut Sonya, adiknya tidak terlibat dalam pertikaian tersebut, melainkan berniat membantu seseorang yang terjatuh dari sepeda motor.

"[Kronologi detailnya] kurang tahu, cuma katanya ada yang bikin onar, terus jatuh yang bikin onar. Kemudian adik saya maunya itu melerai, membela, tetapi malah yang bikin onar itu membawa senjata tajam dan adik saya kena sasaran," ujar Sonya saat ditemui di RS Bhayangkara Surabaya.

Usai mengalami luka bacok, korban langsung dilarikan ke RS Ubaya untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, keluarga belum mengetahui secara pasti bagian tubuh korban yang mengalami luka.

"Dia sempat dirawat di RS Ubaya. Saya kurang tahu, lukanya sepertinya di tangan karena mungkin keluar banyak darah," tuturnya.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses visum.

Selain GAD, seorang rekan korban berinisial B juga mengalami luka bacok di bagian punggung dan hingga kini masih menjalani perawatan.

"Temannya adik saya, namanya B juga kritis katanya. Iya, luka bagian punggung," kata Sonya.

Keluarga berharap kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap pelaku pembacokan.

Halaman Selanjutnya
img_title