1.400 Anggota PMR Surabaya Digembleng Jadi Generasi Tangguh Hadapi Bencana dan Krisis Iklim
- VIVA Jatim/Tito
Surabaya, VIVA Jatim – Sebanyak 1.400 anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kota Surabaya mengikuti Latihan Gabungan (Latgab) PMR Kota Surabaya 2026 di Kampus Universitas Dr. Soetomo (Unitomo), Surabaya, Sabtu-Minggu, 20-21 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang pembinaan generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan kebencanaan dan dampak perubahan iklim yang kian nyata.
Mengusung tema "Muda Cerdas, Tangkas Beraksi", kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi PMI Kota Surabaya, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Unitomo, Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan Jawa Timur, BPBD Kota Surabaya, serta BMKG Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya.
Selain memperkuat keterampilan kepalangmerahan, para peserta juga dibekali pengetahuan mengenai mitigasi bencana, kesehatan remaja, sanitasi kesehatan, kepemimpinan, hingga isu perubahan iklim yang saat ini menjadi perhatian global.
Berbagai kegiatan edukatif digelar selama Latgab, mulai dari Youth Station, Sekolah Siaga Bencana (SSB), Orasi Publik bertema Urban Heat, Lomba Video Edukatif tentang Panas Ekstrem, hingga talkshow bertajuk Climate Talk: Mengenal Urban Heat, Ketahanan Kota di Era Perubahan Iklim untuk Membangun Kesadaran Generasi Muda.
Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Unitomo, Arkha Rosyaria Badrus, mengatakan kegiatan tersebut memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap sesama dan siap menghadapi situasi darurat.
"Latihan gabungan ini merupakan kegiatan yang positif untuk membentuk generasi muda yang peduli, tangguh dan siap menghadapi situasi darurat bencana. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan kepalangmerahan tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan dan kepemimpinan," ujarnya.
Menurut Arkha, kolaborasi lintas lembaga dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial tinggi sekaligus kemampuan mitigasi bencana.
Sementara itu, Rektor Universitas Dr. Soetomo, Prof. Dr. Siti Marwiyah, menyebut anggota PMR sebagai bagian dari generasi emas Indonesia yang akan menentukan masa depan bangsa.
Saat membuka kegiatan secara resmi, ia mengapresiasi semangat ribuan peserta yang hadir dari berbagai sekolah di Surabaya.
"Anak-anakku semuanya adalah anak-anak hebat Indonesia. Saya katakan anak-anak adalah generasi emas, penerus bangsa yang besar. Jika Indonesia memiliki generasi muda seperti anggota PMR yang peduli kesehatan, kemanusiaan, dan siap membantu sesama, maka kita tidak perlu khawatir terhadap masa depan Indonesia," tuturnya.