Diduga Ngebut, 2 Pemotor Tewas Tenggelam di Waduk Kalimati Sidoarjo

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban di Waduk Kalimati, Sidoarjo.
Sumber :
  • Kantor SAR Surabaya.

Sidoarjo, VIVA Jatim – Dua orang yang mengendarai sepeda motor tewas setelah terjun dan tenggelam ke dalam Waduk Kalimati, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Minggu, 21 Juni 2026, malam. Diduga, korban tak mampu mengendalikan motornya setelah melaju kencang.

img_title Diserahkan ke Lanudal Juanda, Taman Pintar Juanda JAPFA Diharapkan Jadi Ruang Edukasi

Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit menjelaskan, tim SAR gabungan langsung turun ke lapangan begitu menerima informasi adanya korban tenggelam. Berdasarkan informasi diperoleh, kecelakaan tunggal itu terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Berdasarkan penuturan warga, pengendara melajukan motornya dengan kencang sehingga tidak mampu menguasai kendaraannya. Motor tersebut terjun ke Waduk Kalimati berikut dua orang yang menunggang. Mereka tenggelam.

img_title Sempat Dinyatakan Hilang, Lansia 98 Tahun di Gresik Ditemukan Tewas di Sumur

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban pertama dalam kondisi meninggal dunia pada Senin, 22 Juni 2026, sekitar pukul 04.01 WIB. Setelah diperiksa oleh tim INAFIS Polresta Sidoarjo, diketahui korban bernama Brian Yoga A (31 tahun), warga Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Sembilan menit kemudian, korban kedua juga ditemukan dalam kondisi tanpa nyawa. Berdasarkan kartu Identitas yang ditemukan di dompet, korban diketahui bernama Matori (38) warga Dusun Klodan, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Nanang menuturkan, dalam pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran dengan rantai manusia namun sebelumnya, tim SAR gabungan mengangkat motor korban yang ikut terjatuh ke dalam waduk terlebih dahulu.

Metode rantai manusia sendiri adalah teknik pencarian korban tenggelam di perairan dimana personel tim SAR gabungan berbaris berjajar dan saling berpegangan tangan atau menggunakan tali untuk menyisir perairan secara bersama.

“Operasi SAR di Waduk Kalimati Sidoarjo ditutup setelah kedua korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak kepolisian," kata Nanang.

Adapun pencarian dilakukan dengan kerja sama berbagai unsur gabungan antara lain Kantor SAR Surabaya, BPBD Sidoarjo, Polsek Prambon, Unit Laka Polresta Sidoarjo, FPRB Mojokerto, ILS, dan warga sekitar.