Eri Cahyadi Akui Proyek Drainase Bikin Surabaya Banjir

Petugas DPKP Surabaya membantu menyedot banjir
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengakui proyek pembangunan dan normalisasi saluran air yang tengah dikerjakan di sejumlah titik turut memengaruhi munculnya genangan banjir saat hujan ekstrem mengguyur kota pahlawan selama dua hari terakhir.

img_title Surabaya Banjir, Pemkot Salahkan Hujan Deras dan Air Laut Pasang

Eri menjelaskan, sejumlah saluran air terpaksa ditutup sementara ketika proyek pekerjaan drainase berlangsung. Mulai dari pemasangan box culvert, pengerukan saluran hingga perbaikan rumah pompa. Kondisi tersebut kata dia, membuat aliran air tidak berjalan optimal ketika hujan berintensitas tinggi turun secara tiba-tiba.

"Dalam situasi seperti ini, kami dihadapkan pada dua pilihan, menghentikan proyek atau tetap melanjutkan untuk kepentingan jangka panjang. Kami memilih tetap berjalan, sambil memaksimalkan penanganan di lapangan," kata Eri, Selasa, 23 Juni 2026.

img_title Hujan Deras Senin Pagi, Surabaya Banjir di 17 Titik

Meski demikian, Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya akan tetap melanjutkan proyek pengendalian banjir tersebut dengan target seluruh pekerjaan drainase dan perbaikan rumah pompa rampung sebelum puncak musim hujan pada November hingga Desember 2026, mendatang.

Hujan deras yang mengguyur Surabaya sejak Minggu, 21 Juni 2026 juga dikatakannya menjadi penyebab utama sejumlah kawasan di Kota Surabaya mengalami kebanjiran. Beberapa diantaranya di kawasan Simo, MERR, Baratajaya hingga Tanjungsari. Di kawasan Simo bahkan dilaporkan terjadi kerusakan tembok penahan akibat derasnya aliran air.

img_title 12 RT di Jakarta Terendam Banjir Akibat Hujan Deras

Selain proyek drainase yang masih berlangsung, Eri menyebut tingginya pasang air laut turut memperparah keadaan. Akibatnya, aliran sungai menuju laut terhambat sehingga sistem pembuangan air dan rumah pompa yang dioperasikan untuk menguras genangan tidak dapat bekerja secara maksimal.

Pada kesempatan tersebut, Eri menyampaikan permohonan maaf kepada warga Surabaya atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat genangan di sejumlah pemukiman.

"Saya mohon maaf kepada warga Surabaya atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini kami bekerja maksimal di lapangan," ucapnya.

Kota Surabaya kembali dilanda banjir setelah diguyur hujan deras pada Selasa, 23 Juni 2026, dini hari tadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mencatat sedikitnya 16 titik genangan dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter.

Pada pukul 11.00 WIB, empat lokasi masih tergenang dan sedang dalam penanganan petugas gabungan.