Balita dan Ibu Tertimpa Middle Sound Horeg Saat Karnaval di Mojokerto, Begini Kondisinya
- Viva Jatim/M Luthfi
Mojokerto, VIVA Jatim – Insiden kecelakaan terjadi dalam gelaran Pakis Wetan Carnival di Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Seorang ibu dan anak balitanya tertimpa speaker middle sound horeg yang jatuh dari atas truk saat kirab budaya berlangsung, Minggu, 21 Juni 2026 malam.
Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah video evakuasi korban beredar di TikTok dan Facebook. Dalam rekaman video akun TikTok Yoiki Mbak Ifa, warga terlihat membopong seorang balita yang mengalami luka sebelum dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit.
Ketua Panitia Pakis Wetan Carnival, Inul mengatakan, insiden terjadi usai waktu Magrib ketika kirab budaya yang diiringi sembilan grup sound horeg masih berlangsung. Saat itu, dua unit speaker middle yang berada di bagian paling atas sound horeg La Morena tiba-tiba terjatuh.
Salah satu speaker tersebut menimpa Chelsea Amelia Putri (19) dan anak balitanya berinisial AAP (3), warga Desa Tawar, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
“Ibunya mengalami luka di bagian kepala, namun tidak serius. Sudah dilakukan rontgen dan hasilnya tidak ada masalah. Sementara anaknya telah menjalani operasi di RS Dian Husada dan kondisinya sudah membaik,” kata Inul kelada wartawan, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurut Inul, kondisi balita tersebut terus menunjukkan perkembangan positif dan direncanakan diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada hari yang sama.
Sementara itu, Kepala Dusun Pakis Wetan, Kartono, menjelaskan Pakis Wetan Carnival merupakan rangkaian kegiatan Haul Akbar Mbah Ambarsari. Acara kirab budaya tersebut digelar mulai pukul 13.00 hingga 19.00 WIB dengan rute dari Dusun Kepiting, Desa Temon, menuju Lapangan Pakis di Dusun Pakis Wetan.
“Acara ini telah mengantongi izin dari kepolisian, baik Polsek maupun Polres. Peserta berangkat dari Dusun Kepiting, Desa Temon, dan finis di Lapangan Pakis Wetan. Ribuan warga menyaksikan kegiatan tersebut,” ujarnya.
Kapolsek Trowulan, Kompol Suwiji membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut korban ibu mengalami luka pada bagian kening akibat tertimpa speaker yang jatuh dari kendaraan pengangkut sound horeg.
Sedangkan balita AAP mengalami cedera pada jari kelingking kaki kanan hingga harus menjalani tindakan operasi.