Mahasiswa Cipayung Plus Jatim Minta Tata Kelola MBG Diperbaiki, Fokus Perbaiki Gizi!
- VIVA Jatim/Faizal
Surabaya, VIVA Jatim – Kelompok Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jatim mendesak pemerintahan Prabowo - Gibran melalukan pembenahan secara menyeluruh pada tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"MBG harus fokus pada tujuan utama yakni perbaikan gizi anak-anak Indonesia. Jangan malah dimanfaatkan untuk menguntungkan kelompok tertentu," kata Ketua DPD GMNI Jatim Hendra Prayogi kepada wartawan, Rabu (24/6/2026).
Pihaknya juga mendesak pemerintah melakukan perbaikan menyeluruh pada tata kelola rantai distribuasi, kualitas makanan hingga tata kelola anggaran, serta memastikan MBG juga menguntungkan UMKM lokal.
"Jangan ada lagi temuan penyimpangan anggaran rakyat yang dikorupsi," jelasnya.
Selain pada program MBG, Mahasiswa Cipayung Plus Jatim juga meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh pada Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
"Program ini harus benar-benar menjadi program instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat dan desa. Bukan sekadar program administratif," terangnya.
Secara umum pihaknta juga mendesak agar pemerintahan Prabowo - Gibran menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai orientasi utama pembangunan.
"Seluruh kebijakan dan program pemerintah harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat, penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, serta pemerataan pembangunan nasional," katanya.
Mahasiswa Cipayung Plus Jatim menurut dia akan senantiasa mengawal pemerintahan secara kritis dan konstruktif.
"Kami akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif, independen, dan konstruktif demi terwujudnya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat," tegasnya.
Mahasiswa Cipayung Plus Jatim berisi sejumlah kelompok mahasiswa ekstra kampus tingkat Jatim seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Selain itu juga ada Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), hingga Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI).