Perempuan Asal Jombang Tewas di Kamar Kontrakan Surabaya, Polisi Temukan Luka Tusuk

Petugas mengevakuasi jenazah korban.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Warga Jalan Putat Jaya Gang Lebar A, Kecamatan Sawahan, Surabaya, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di dalam kamar kontrakannya pada Kamis, 25 Juni 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tubuh bersimbah darah dengan luka tusukan.

img_title Polres Jombang Bersiap-siap Jelang Muktamar NU Ke-35 di PP Tambakberas

Korban diketahui berinisial SN (51), warga asal Jarak Kulon, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sawahan, Komisaris Polisi (Kompol) Muljono mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh kerabat pemilik kontrakan bersama seorang tetangga.

img_title Polisi Buka Sayembara Tangkap Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan Tapi Dibantah Polda Jatim

Sebelum ditemukan, keduanya sempat curiga setelah melihat adanya darah di dalam kamar korban saat mereka intip melalui jendela.

"Saksi melihat melalui jendela bahwa ada darah di kamar korban. Saksi ketakutan lalu melapor ke RT dan RW. Kemudian warga juga melapor ke layanan 110," ujar Muljono, Jumat, 26 Juni 2026.

img_title Muktamar NU Ke-35 Digelar di Tambakberas Jombang 27-31 Agustua

Menerima laporan tersebut, anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sawahan langsung mendatangi lokasi kejadian. Namun, karena pintu kamar terkunci, petugas meminta bantuan Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil identifikasi awal Tim Inafis menunjukkan korban diduga menjadi korban pembunuhan. Pada tubuh korban ditemukan luka yang diduga akibat tusukan benda tajam.

Meski begitu dirinya enggan menjelaskan lebih jauh karena penyelidikan kepolisian sedang berlangsung.

"Setelah dilakukan olah TKP, rekan Inafis memastikan memang terjadi dugaan pembunuhan. Kalau sepintas memang ada luka tusukan, tetapi secara detail nanti hasil autopsi yang akan menjelaskan," lanjut Muljono.

Meski ditemukan dalam kondisi mengenaskan, polisi memastikan barang-barang berharga milik korban, termasuk perhiasan yang dikenakan, masih utuh dan tidak ditemukan adanya barang yang hilang.

Usai olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso Jalan Ahmad Yani Surabaya untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Hingga kini, Polsek Sawahan bersama Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar (Satreskrim Polrestabes) Surabaya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

"Saat ini masih penyelidikan. Mohon doanya semoga segera terungkap," pungkas Muljono mengakhiri keterangannya.