29.869 Siswa Lolos Tahap 3 SPMB Jatim 2026, Jalur Prestasi SMK Masih Dibuka

Sebanyak 29.869 calon murid dinyatakan lolos pada Tahap 3 Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026
Sumber :
  • VIVA Jatim/Tito

Surabaya, VIVA Jatim – Sebanyak 29.869 calon murid dinyatakan lolos pada Tahap 3 Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur 2026 melalui jalur Prestasi Nilai Akademik SMA. Sementara itu, peserta yang belum berhasil masih memiliki peluang mengikuti jalur Prestasi Nilai Akademik SMK yang akan segera dibuka.

img_title SPMB Jatim 2026: Jalur Mutasi Hanya Bisa Dipakai Sekali, Ini Penjelasan Dindik Jatim

Data Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur mencatat, pada tahap ketiga terdapat 62.056 pendaftar, dengan 29.869 peserta diterima di sekolah tujuan.

Seluruh peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan daftar ulang hingga 27 Juni 2026. Kursi yang kosong akibat peserta tidak melakukan daftar ulang akan dialihkan ke jalur pemenuhan kuota.

img_title Dindik Jatim Siagakan 7.212 Operator dan Helpdesk Untuk Pengambilan PIN SPMB 2026

Jalur pemenuhan kuota tersebut dibuka mulai 29 Juni 2026 pukul 09.00 WIB melalui laman spmbjatim.net dengan mekanisme seleksi berdasarkan pemeringkatan nilai akhir dan jarak domisili.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan pelaksanaan SPMB mulai tahap pertama hingga tahap ketiga berjalan lancar.

img_title Pengambilan PIN SPMB Jatim 2026 Dibuka Besok, Kadindik Minta Orang Tua Tak Panik dan Antre

Secara keseluruhan, pada tahap pertama sebanyak 54.056 murid diterima dari 213.066 pendaftar. Tahap kedua menerima 70.691 murid dari 138.820 pendaftar, sedangkan tahap ketiga menerima 29.869 murid dari 62.056 pendaftar.

Khofifah mengingatkan peserta yang telah lolos agar tidak melewatkan proses daftar ulang karena kesempatan tersebut diperoleh melalui persaingan yang sangat ketat.

"Jangan sampai tidak daftar ulang. Karena kalian bersaing dengan ratusan ribu pendaftar lain. Jika diterima artinya kalian memenuhi persyaratan verifikasi dan validasi berkas, termasuk syarat nilai yang mumpuni," ujarnya.

Bagi peserta yang belum lolos, Khofifah meminta agar tidak berkecil hati. Sebab, masih tersedia jalur Prestasi Nilai Akademik SMK dengan kuota mencapai 65 persen dari total daya tampung masing-masing sekolah.

Menurutnya, SMK kini menawarkan peluang yang semakin besar melalui sinkronisasi kurikulum dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sertifikasi kompetensi hingga program Kebekerjaan Luar Negeri SMK 3+1 yang membuka kesempatan bekerja di berbagai negara.

"Konektivitas yang sudah terbangun menjadi bagian penting untuk terus diluaskan. Ini menjadi ikhtiar bersama agar lulusan SMK Jawa Timur mampu menjawab kebutuhan dunia industri global," kata Khofifah.

Program tersebut membuka peluang penempatan kerja ke berbagai negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Jerman, Malaysia, Singapura, Taiwan, Australia, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Brunei Darussalam, Bulgaria hingga Thailand.

Halaman Selanjutnya
img_title