Kapal Nelayan Lamongan dengan 19 ABK Hilang Kontak di Perairan Kangean Madura

Kapal Entok yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Kangean, Sumenep, Madura.
Sumber :
  • Imron Saputra/VIVA Jatim

Lamongan, VIVA Jatim – Sebuah Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok asal Lamongan dilaporkan hilang kontak di Perairan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Rabu 1 Juli 2026 sekitar pukul 14.30 WIB, dan masih dicari. Kapal nelayan itu dinakhodai S dan diketahui membawa 19 Anak Buah Kapal (ABK). 

img_title Sudah 40 Hari Kapal Nelayan Entok tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Kini Libatkan Keluarga ABK

Kasihumas Polres Lamongan Ipda Hamzaid mengatakan, kapal nelayan itu dilaporkan hilang kontak ole Ketua Rukun Nelayan Desa Blimbing, Nurwakit, bersama pemilik KMN Entok Andik ke  Satpolairud Polres Lamongan.

Keduanya melaporkan bahwa kapal tersebut tidak kunjung kembali dan tidak dapat dihubungi setelah berangkat melaut. Berdasarkan laporan yang diterima, kapal nelayan itu dinakhodai S bersama 19 anak buah kapal (ABK).

img_title Tujuh Stand Pasar Agrobis Babat Lamongan Ludes Terbakar, Api Berasal dari Toko Styrofoam

Kapal itu berangkat dari Pelabuhan PPN Brondong menuju Perairan Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep. Hingga saat ini kapal belum kembali ke Pelabuhan PPN Brondong, padahal dalam kondisi normal kapal tersebut biasanya kembali setelah sekitar 18 hari melaut.

"Menindaklanjuti laporan tersebut, Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama anggota segera melakukan koordinasi dengan Satpolairud Polres Sumenep, KSOP Tanjung Pakis, serta Syahbandar PPN Brondong untuk melakukan upaya pencarian dan pemantauan terhadap keberadaan KMN ENTOK beserta seluruh awak kapal," kata Hamzaid, Kamis 2 Juli 2026.

img_title Madura United Pertahankan Empat Pemain Kunci

Selain menerima laporan resmi dari pihak pemilik kapal, koordinasi lintas instansi terus dilakukan guna mempercepat proses pencarian dan memastikan keselamatan seluruh awak kapal.

Selain itu, petugas telah mengambil langkah cepat dengan menjalin koordinasi bersama seluruh instansi maritim terkait untuk mengoptimalkan upaya pencarian.

"Begitu menerima laporan dari pihak pemilik kapal, Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur langsung berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Sumenep, KSOP Tanjung Pakis, dan Syahbandar PPN Brondong," jelasnya.

Sinergi ini dilakukan agar proses pencarian dapat berjalan secara maksimal. Kami juga mengimbau kepada seluruh nelayan maupun kapal yang melintas di sekitar Perairan Kangean agar segera melaporkan apabila mengetahui atau melihat keberadaan KMN Entok. 

"Semoga seluruh awak kapal dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Polres Lamongan memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga proses pencarian selesai," pungkasnya.