Maling Tas Wisatawan Asal Madura di Mojokerto Dihajar Massa, Kasus Berakhir Damai

Proses damai pelaku pencurian tas dengan korban.
Sumber :
  • M. Lutfi Hermansyah

Mojokerto, VIVA Jatim-Seorang pria berinisial IKS (45) menjadi sasaran amuk massa setelah diduga mencuri tas milik seorang wisatawan asal Kabupaten Bangkalan, Madura, di kawasan Kecamatan Pacet, Mojokerto, Minggu, 5 Juli 2026.

img_title Dulu Jadi Korban Pemerkosaan Lesbian, Kini Janda di Mojokerto Jadi Tersangka Penipuan

Peristiwa itu terjadi di musala Dusun Belor, Desa Kembangbelor, sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diketahui bernama Imam Safii (36), warga Kabupaten Bangkalan, yang saat itu singgah bersama keluarganya untuk menunaikan salat usai berwisata di kawasan Kedung Klurak.

Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam mengatakan, saat korban berada di area kamar mandi, tas selempang berwarna hijau army miliknya ditinggalkan di lantai musala.

img_title Pengakuan Maling Dapur SPPG di Mojokerto, Barang Curian Dijual Murah

"Pelaku diduga mengambil tas tersebut, kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor Honda ADV tanpa pelat nomor," kata Umam.

Menyadari tasnya hilang, korban langsung mengejar pelaku sambil berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Saat dikejar, pelaku yang diduga panik akhirnya mengembalikan tas milik korban di tengah perjalanan. Namun, teriakan korban dan saksi menarik perhatian warga yang saat itu sedang menyaksikan kegiatan Fun Race Gledekan di sekitar lokasi.

img_title Maling Kuras Isi Dapur SPPG di Mojokerto Ternyata Spesialis Bobol Sekolah dan Perkantoran

Warga kemudian menghentikan laju sepeda motor pelaku. Sebelum polisi tiba, pelaku sempat menjadi sasaran aksi main hakim sendiri hingga mengalami luka lebam di bagian wajah dan hidung.

"Pelaku beserta sepeda motornya dihentikan warga, kemudian dipukuli hingga mengalami luka lebam dan mengeluarkan darah di bagian wajah serta hidung," ujar Umam.

Beruntung, perangkat Desa Claket segera mengamankan pelaku dari amukan massa sebelum menyerahkannya kepada personel Polsek Pacet. Selanjutnya, polisi membawa pelaku ke RS Sumberglagah untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dideritanya.

Umam mengatakan seluruh barang milik korban berhasil diamankan dan dikembalikan dalam kondisi utuh. Korban sempat membuat laporan polisi. Namun, karena seluruh barang miliknya telah kembali dan tidak ada kerugian yang tersisa, korban memutuskan mencabut laporannya.

Selain itu, korban dan terduga pelaku sepakat menyelesaikan kasus tersebut secara damai. Kesepakatan itu dituangkan dalam surat pernyataan yang disaksikan keluarga pelaku serta Kepala Desa Claket.

"Iya betul, damai. Korban sendiri yang memohon kepada saya," kata Umam.

Halaman Selanjutnya
img_title