Bangunan tak Kunjung Selesai, Ratusan Siswa Sekolah Rakyat di Tuban Batal MPLS

Proses Pembangunan Sekolah Rakyat di Tuban.
Sumber :
  • Imron Saputra

Tuban, VIVA Jatim-Ratusan siswa Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Tuban batal mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027, Senin 13 Juli 2026.

img_title Sudah Digunakan Ratusan Siswa MPLS, Waskita Karya Pastikan Keamanan Bangunan Sekolah Rakyat di Tuban

Para siswa itu tidak bisa mengikuti MPLS dikarenakan bangun sekolah yang dibangun oleh PT Waskita Karya tersebut belum selesai dibangun. Padahal seharusha proyek nasional tersebut selesai pada 20 Juni 2026. Proyek pembangunan sekolah rakyat tersebut pun diberikan addendum hingga 25 Juli 2026.

Kepala Sekolah Rakyat Vera Khoirun Nissa mengatakan, belum selesainya pengerjaan proyek pembangunan sekolah rakyat tersebut dinilai sedikit menganggu kegiatan belajar siswa.

img_title Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalur Pantura Tuban, Dua Luka

Untuk menyiasati agar para siswa sekolah rakyat tak tertinggal mata pelajaran, para guru nantinya akan memberikan materi pelajaran penting-penting saja.

Saat ini total jumlah siswa tahun ajaran baru berjumlah 196, dengan rincian 16 siswa dari tingkat SD, siswa SMP dan SMA 90 orang serta 60 anak siswa titipan dari Kabupaten Bojonegoro.

img_title Potongan Kaki Manusia Ditemukan di Tepi Laut Palang Tuban, Polisi Lakukan Penyelidikan

"Kalau dari pusat seharusnya MPLS mulai tanggal 13 Juli ini karena bangun sekolah rakyat belum selesai maka nunggu proyek pembangunan tanggal 25 nanti, sebelum itu kami juga akan melakukan pengecekan sebagai kesiapan dimulainya kegiatan belajar," kata Vera.

Vera menjelaskan, batalnya kegiatan MPLS bagi siswa baru ini juga telah disampaikan oleh masing-masing pihak orang tua siswa. Pengumuman itu disampaikan melalui pendamping PKH masing-masing.

"Kalau pengerjaan proyek pembangunan sekolah rakyat ini memang sejak awal sudah molor mas. Harusnya Oktober karena masih harus menunggu izin, pengurukan tanah dan lainnya baru Maret 2026 dikerjakan," pungkasnya.